Kamis, 4 Juni 2026

Di 12 Titik Reses, Endy Suhadi Fokuskan Trilogi Pembangunan Masyarakat Surabaya

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Kamis, 2 Februari 2023 | 22:52 WIB
Endy Suhadi, Anggota Komisi C DPRD Surabaya saat agenda resesnya kepada warga kelurahan Gunungsari
Endy Suhadi, Anggota Komisi C DPRD Surabaya saat agenda resesnya kepada warga kelurahan Gunungsari

Surabaya NAWACITAPOST - Melalui 12 titik resesnya, anggota DPRD Surabaya Endy Suhadi tetap komitmen menyampaikan Trilogi pembangunan masyarakat Surabaya. Termasuk yang disampaikannya kepada warga kel/kec Wiyung dan kelurahan Gunungsari kecamatan Dukuh Pakis.

Ditemui di Gedung Dewan Yos Sudarso (Kamis 2/2/2023), Endy anggota Komisi C dari Fraksi Gerindra ini menerangkan bahwa ada 3 konsep dasar pembangunan yang harus di lakukan pemerintah kota Surabaya.

Yang pertama adalah Pembangunan Fisik Jasmani pengentasan kemiskinan. Dalam pengentasan kemiskinan, Pemerintah wajib berupaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Caranya, bisa melalui akses permodalan, peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran, pengembangan keterampilan dan layanan usaha, serta pengembangan kewirausahaan, kemitraan, dan keperantaraan,” tuturnya

“Nah, keberhasilan Pembangunan Fisik Jasmani pengentasan kemiskinan akan beriringan dengan berkurangnya beban pengeluaran Pemerintah," kata Endy.

Pembangunan kota Surabaya, menurut Ketua Fraksi Gerindra ini, juga tak bisa lepas dari pembangunan mental yang bermartabat.

“Penyakit yang menjadi penghalang pembangunan kota Surabaya ini tidak hanya korupsi, namun juga ketidakdisiplinan, ketidakjujuran, pelanggaran norma, intoleransi, hilangnya rasa saling menghargai dan menghormati, dan memudarnya rasa nasionalisme," kata Endy.

"Dan harus diakui, penyakit itu melanda hampir semua orang,” ungkapnya.

Langkah yang harus diambil, kata Endy, perlu dilakukan sebuah gerakan masif pembangunan mental yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat kota, "Gerakan menuju Surabaya yang lebih baik".

-
Endy Suhadi, anggota Komisi C DPRD Surabaya saat Dialog bersama masyarakat Wiyung usai agenda resesnya

Selanjutnya, Trilogi pembangungan yang ketiga adalah Peningkatan Pembangunan Infrastruktur yang menyesuaikan kondisi ekonomi saat ini.

Dalam hal ini, Endy mengapresiasi seluruh pihak yang saling mendukung merumuskan Rancangan APBD kota Surabaya yang sudah menginjak angka hampir 12 triliun.

“Terutama kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya sebagai dasar pembangunan kedepan,” ucapnya.

“Maka dari itu, kami meminta masyarakat lebih pro aktif menggali informasi kekurangan di wilayahnya masing-masing, sampaikan ke kami, sebagai wakil rakyat kami berkewajiban memperjuangkannya,” janji Endy.

Masih di gedung Dewan, Endy Suhadi menyatakan masih banyaknya wilayah di Surabaya yang belum tersentuh pembangunan.

Untuk itu, dirinya banyak menerima aspirasi terkait infrastuktur seperti PJU, Saluran air, CCTV, dan sarana prasarana penunjang kegiatan masyarakat agar produktif dan berkembang seperti balai RT RW dan balai serbaguna

Warga juga mengeluhkan utilitas terutama kabel internet dan listrik yang semakin semrawut sehingga tidak sedap dipandang sekaligus membahayakan.

"Semua aspirasi dan keluhan sudah kami catat, segera dirembuk di Fraksi untuk kemudian masuk usulan POKIR dan akan kami kawal prosesnya," kata Endy yang terpilih dari Dapil V Surabaya meliputi kecamatan Karang Pilang, Wiyung, Dukuh pakis, Asemrowo, Lakarsatri, Pakal, Benowo, Tandes dan Sambikerep.

Intinya, lanjut Endy, masyarakat Surabaya barat masih membutuhkan banyak sentuhan, “Kami pastikan Fraksi Gerindra DPRD Surabaya akan bekerja keras memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat,” tandasnya. (BNW)

 

 

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini