Rabu, 24 Juni 2026

Program GANTAR Disparbud Dorong Kreativitas Ekonomi Kreatif Pelajar SMK di Karawang

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Rabu, 11 Desember 2024 | 15:30 WIB
Program Gerakan Anak Sekolah bertujuan mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di kalangan muda, khususnya siswa SMK di wilayah yang jauh dari perkotaan.
Program Gerakan Anak Sekolah bertujuan mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di kalangan muda, khususnya siswa SMK di wilayah yang jauh dari perkotaan.

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Program Gerakan Anak Sekolah Terapkan Aksi Kreatif (GANTAR). yang diluncurkan melalui Bidang Ekonomi Kreatif melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang.

Program Gerakan Anak Sekolah bertujuan mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di kalangan muda, khususnya siswa SMK di wilayah yang jauh dari perkotaan.

Hal yang tersebut diungkapkan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbud Karawang, Fazriyan Wardani Adhitya, menjelaskan bahwa GANTAR memberikan edukasi dan pelatihan kepada siswa kelas 11 dan 12 SMK.

Program ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui KCD Wilayah IV dan Komite Ekraf.

“Sejauh ini, pelatihan difokuskan pada tiga subsektor ekonomi kreatif, yaitu fotografi, kriya, dan videografi. Ke depan, kami akan menambah subsektor seperti fashion,” ungkapnya Fazriyan Wardani Adhitya, Rabu(22/12/2024).

Menurut Fazriyan Wardani Adhitya, bahwa Program GANTAR masih dalam tahap uji coba selama satu tahun. Sebelum memulai pelatihan, pihak Disparbud menawarkan pengenalan terkait 17 subsektor ekonomi kreatif kepada sekolah yang terlibat.

"Hingga saat ini, program telah menjangkau tiga sekolah, dengan minat siswa terbanyak pada subsektor fotografi dan videografi"

“Target kami dalam satu tahun adalah menjangkau 12 sekolah. Fokus pada SMK karena mereka cenderung siap berwirausaha, berbeda dengan SMA yang mayoritas siswanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Fazriyan Wardani Adhitya, bahwa
Wilayah yang menjadai sasaran program meliputi kecamatan - kecamatan terpencil seperti Jatisari, Klari, Rawamerta,Tegalwaru, Rengasdengklok, Banyusari, Cilamaya Wetan, Batujaya, Tirtamulya, Cikampek, dan Telagasari.

Masih kata Fazriyan, dari data yang dimiliki, hanya 12 persen pelaku ekonomi kreatif berusia 17-25 tahun. Mayoritas pelaku kreatif masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Antusiasme siswa terlihat saat mengikuti workshop yang diadakan di luar kecamatan mereka. Program ini diharapkan mampu menciptakan pelaku ekonomi kreatif muda dari daerah-daerah yang selama ini kurang terpapar peluang ekonomi kreatif.

Dengan program GANTAR, Disparbud Karawang optimistis mampu memberikan peluang baru bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di Karawang." pungkasnya, (Nurjaya Bachtiar)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Gaji Sekda Kota Surabaya Tertinggi se-Indonesia?

Senin, 22 Juni 2026 | 15:58 WIB