Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Yogyakarta adalah salah satu tujuan wisata yang tentunya banyak dikunjungi dan terkenal sebagai kota sejuta kenangan. Banyak orang yang ingin kembali atau datang hanya untuk menoreh momen manis bersama orang tersayang. Selain banyaknya tempat menarik untuk dikunjungi, ada juga beberapa makanan khas Yogyakarta yang tidak boleh terlewatkan.
Berikut ini adalah 4 (empat) makanan khas yogyakarta yang tidak boleh terlewatkan selain gudeg ketika datang ke yogya yaitu:
- Sate Klatak
-
Banyak yang mengira kalau sate klatak adalah sate katak, karena namanya yang memang terdengar seperti katak. Padahal, sate ini dibuat dari daging kambing yang dibumbui sejumlah rempah, kemudian ditusuk menggunakan jeruji besi, bukan tusuk sate biasa yang terbuat dari bambu. Sate klatak dianggap sebagai makanan khas Yogyakarta yang unik karena menggunakan jarijari roda sepeda untuk tusukannya.
Tak sembarang asal pakai, jeruji besi dipilih karena dianggap mampu menghantarkan panas dengan baik. Dengan begitu, saat proses pembakaran sate, bagian dalam daging juga matang sempurna. Keunikan lain dari Sate Klatak adalah bumbu yang digunakan. Sate Klatak biasanya disajikan dengan nasi, saus kari atau kecap, dan potongan cabai rawit.
- Oseng Mercon
-
Bagi pecinta makanan pedas, wajib hukumnya mencicipi oseng oseng mercon. Bahan utamanya yakni daging sapi yang dimasak dengan sambal yang sangat banyak. Oseng mercon sendiri merujuk pada hidangan berbahan dasar tetelan daging sapi atau koyor yang dimasak dengan cara dioseng alias ditumis.
Tetelan sapi tersebut kemudian dibumbui berbagai rempah dan didominasi cabai rawit, sehingga memberikan cita rasa sangat pedas. Selain tetelan daging, oseng mercon juga memasukkan bahan lain seperti daging ayam, jeroan, ati ampela, dan kikil. Oseng mercon tidak bisa dimakan sendirian karena rasa pedasnya dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan tubuh, sehingga penyajiannya harus ditemani dengan nasi putih.
- Sambal Goreng Krecek
-
Makanan pedas ini sering dijadikan lauk pendamping untuk gudeg. Sambal Goreng Krecek secara tradisional terbuat dari kulit sapi yang lembut. Namun saat ini, kebanyakan orang membuat Krecek dari rambak dan kerupuk kulit yang dijual bebas.
Cara membuatnya juga sangat mudah. Rebus kerupuk anggrek dalam sup berbahan dasar santan, di atasnya dengan kentang potong dadu dan kacang kedelai panggang. Selanjutnya, campurkan banyak bumbu dan cabai merah. Kerupuk kulit menyerap dan melembabkan santan dan bumbu. Krecek punya tekstur yang lembut dan lembab, rasa yang kaya dan pedas, serta warna oranye kemerahan.
- Mangut Lele
-
Seperti namanya, makanan khas Yogja yang satu ini terbuat dari ikan lele. Mangut lele merupakan ikan lele yang dimasak dengan kuah santan nikmat. Daging ikan lele yang digunakan biasanya sudah digoreng atau diasap terlebih dahulu. Selain gurih, mangut lele juga memiliki rasa sedikit asam dan pedas. Masakan ini ada yang menggunakan lele goreng dan ada juga yang menggunakan lele asap.
Mangut Lele Mbah Marto adalah salah satu yang terkenal di Jogja. Beliau sudah mendikasikan diri dalam usahanya ini selama 60 tahun lebih. Oleh karena itu, Jangan sampai terlewat untuk menikmati masakan khas Yogja yang satu ini.