Kamis, 4 Juni 2026

Pembangunan Surabaya, Milenial: Aku Oleh Opo?

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Rabu, 18 Mei 2022 | 14:30 WIB
Hari Santosa, Anggota Komisi D DPRD Surabaya
Hari Santosa, Anggota Komisi D DPRD Surabaya

Surabaya NAWACITAPOST - Melaksanakan Jaring Aspirasi masyarakat dimasa cuti Reses merupakan tugas selaku anggota DPR baik RI maupun Daerah. Salah satu tujuan utamanya adalah aspirasi dari masyarakat dapat menjadi masukan kepada pemerintah untuk merencanakan pembangunan sekaligus melengkapi sarana prasarana di masyarakat dalam skala prioritas.

Dalam melakoni masa resesnya, sesuai bidangnya di Komisi D, anggota DPRD Surabaya Hari Santosa berkesempatan menjaring aspirasi kepada kaum muda antara usia 16-30 tahun. Karena sesuai anggapannya, Generasi Z ini jarang tersentuh program-progam yang telah dicanangkan Pemerintah, khususnya di Surabaya.

Di tengah ratusan kaum muda yang tergabung dalam Karang Taruna, Remaja Masjid maupun Bonek Sambikerep, Cak Hari sapaan Dewan dari NasDem ini memaparkan apa saja program-progam terbaru dari pemerintah, sekaligus menerangkan tugas dan fungsinya selalu anggota Dewan.

Kesempatan seluas-luasnya juga diberikan kepada ratusan anak-anak muda yang hadir untuk menyampaikan ide, saran bahkan keluh kesahnya.

" Mari jadikan momen ini untuk berdiskusi apa saja yang diperlukan pemuda Surabaya, khususnya untuk peningkatan SDM dalam menyongsong masa depan yang gemilang," seru Hari.

Di kesempatan itu, Cak Anang atau biasa dipanggil Gorgom, tokoh masyarakat setempat mengingatkan para muda untuk bisa melek politik dan mau berpartisipasi untuk kemajuan bangsa, khususnya kota Surabaya.

"Semua kebijakan-kebijakan Pemerintah yang ada, sebagian besar adalah dari keputusan politik," kata Cak Gorgom.

" Monggo, sampaikan semua uneg-unegnya, pemuda iki arep diapakno karo arep nggawe opo (mau diapakan dan mau buat apa, red)," Tandasnya.

Dalam sesi diskusi, perwakilan dari Komunitas Taman Baca Masyarakat (TBM) RW01 Lontar mengusulkan agar komunitasnya diberikan perlengkapan alat musik.

" Selama ini, minat baca anak-anak muda sangatlah kurang. Mungkin dengan adanya Alat musik, mereka mau bergabung. Dan dengan banyaknya anggota, TBM diharapkan bisa berkembang sesuai visi dan misinya," sarannya.

Melihat masih banyaknya gesekan antar perguruan silat, beberapa pemuda dari Forum Komunikasi Pencak Silat (FKPS) Surabaya Barat mengusulkan agar Pemerintah baik melalui Dispora atau KONI dapat memfasilitasi kompetisi-kompetisi Pencak Silat antar perguruan di Surabaya.

Selain sebagai ajang penyaluran prestasi, kompetisi persaudaraan ini diharapkan meminimalisir gesekan antar perguruan silat.

"Selama ini, perguruan-perguruan silat hanya menyelenggarakan kompetisi di kelompoknya masing-masing. Sehingga karena ego, di masyarakat masih sering terjadi gesekan," katanya.

"Kompetisi persaudaraan diharapkan memberi kesadaran, khususnya anak muda untuk ikut mewujudkan Surabaya menjadi kota yang Damai," tandasnya.

Fasilitas olah raga juga disinggung Karang Taruna RW1 beringin. Selain mengapresiasi Pemkot Surabaya yang telah memberikan fasilitasi lapangan olahraga, namun mereka berharap jajaran pemerintah juga ikut melakukan perawatan, khususnya terkait hal-hal yang teknis, seperti masalah listrik untuk pencahayaan.

Mereka juga berharap, Pemkot Surabaya melalui OPD nya melakukan pembinaan dan kompetisi khususnya untuk Bola voley, Sepak bola maupun Futsal.

Reses yang sengaja diset santai ini, anggota Dewan Hari tak segan-segan untuk bercanda. Joke-joke ringan khas anak muda, seringkali terlontar di paparannya.

Ia menjelaskan, di masa Reses anggota DPRD diberi kebebasan untuk tidak ngantor, tetapi harus turun kebawah untuk menjaring aspirasi masyarakat, termasuk aspirasi para pemuda.

Dari hasil yang ada, akan dibuat laporan kepada pimpinan Dewan untuk disampaikan kepada pemerintah agar masuk dalam program kerja tahun depan.

Kebetulan saat ini DPRD sedang merumuskan Rancangan Perda untuk Pemuda, dan secara kebetulan juga Hari Santosa ditunjuk sebagai ketua Pansus.

" Jadi Reses kali ini sangat pas dengan tugas saya kedepan, menjadi ketua Pansus Rancangan peraturan untuk Pemuda," katanya.

Terkait berbagai usulan, Hari Santosa mengaku sepakat untuk pengembangan Taman Baca, khususnya pengadaan alat musik.

"Saat ini, yang diperlukan adalah komunikasi," katanya.

Dalam hal ini Hari menyarankan pengurus taman baca terlebih dahulu membuat kelompok Band, nantinya bisa kita koordinasikan ke Dispora untuk dilakukan pembinaan dan pengadaan alat musik sekaligus perlengkapan lainnya.

Untuk kompetisi persaudaraan antar perguruan silat ataupun kompetisi olah raga lain seperti Voley dan Sepak bola, Hari yang sudah membina PS ARJER (Persatuan Sepak Bola Arek Jeruk) selama 15 tahun ini mengaku sangat mendukung. Tapi permasalahannya biasanya dari pihak aparat keamanan yang kurang berani mengambil resiko, sehingga terkadang mempersulit perijinannya.

-


Yang menarik, salah satu tokoh pemuda Sambikerep mengaku selama ini Musrenbang yang dilakukan pemerintah nampaknya menjadi kesia-siaan. " Ini seperti rapat Guyonan, antara Notulen dengan yang dilaporkan berbeda," katanya.

Ia juga kecewa, bahwasanya anggaran untuk pembangunan Pemuda dipandang sebelah mata. "Kenapa anggaran untuk pemuda dicampur dengan PKK, PAUD, sehingga seolah-olah kita ini dipandang sebelah mata."

Disini, Hari Santosa mengaku sudah seringkali mengingatkan pemerintah dala setiap rapatnya. Saat ini, Dana Kelurahan yang sudah digedok, kepotong banyak hanya untuk permakanan. "Bayangkan di kelurahan Lakarsanti, dari 1,3miliar Dankel yang telah digedok, 800 jutanya untuk permakanan," akunya kecewa.

Ia mengusulkan, nantinya dana untuk permakanan bisa dikembalikan kepada Dinas Sosial seperti yang lalu. Terlebih masalah pengerjaan pembangunan, Ia sepakat untuk dikerjakan oleh padat karya setempat.

Di momen kali ini pun, Hari Santosa berharap komunikasinya dengan pemuda Sambikerep bisa terjalin semakin erat.

"Kalau ada apa-apa monggo hubungi saya, atau bisa main dikantor Dewan lt.6 kalau ingin berdiskusi," katanya.

"Atau undang saya bila ada kegiatan kepemudaan, kalau tidak berhalangan saya pastikan akan hadir untuk memberikan support," tandasnya. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini