NAWACITAPOST.COM – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji (Cak Ji), melakukan sidak ke Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Hikmah Surabaya, Jumat (22/8/2025), terkait dugaan penahanan ijazah alumni. Sidak ini menindaklanjuti laporan puluhan alumni yang ijazahnya tidak bisa diambil meski sudah lulus.
Dalam mediasi tersebut hadir sekitar 20 alumni dari angkatan 2014–2025. Mereka mengaku ijazah ditahan dengan alasan belum menyelesaikan masa pengabdian.
Salah seorang korban, Agus, menjelaskan sejak awal mahasiswa penerima beasiswa memang diminta menandatangani kontrak pengabdian 2 tahun. Namun, pada 2019 aturan berubah sepihak menjadi 6 tahun.
“Nah sedangkan realitanya banyak mahasiswa yang tidak dapat penempatan kerja. Jadi menganggur, tapi ijazah ditahan, akhirnya gak bisa cari kerja,” ungkap Agus di hadapan Cak Ji.
Dzikrullah (27), alumni 2022, juga menuturkan hal serupa. “Saya sudah lulus, tapi belum pernah ditempatkan untuk pengabdian. Ijazah asli tidak bisa diambil, yang dikasih hanya legalisir. Itu pun tidak bisa dipakai untuk syarat Dapodik,” ujarnya.
Alumni lain, Muhammad Rofi’, bahkan mengaku ijazah SMA miliknya ikut ditahan. “Saya keluar di semester 3, tapi ijazah SMA saya dijadikan jaminan. Waktu saya minta kembali, malah diminta bayar Rp15 juta. Akhirnya saya gak bisa kerja di pabrik karena ijazah ditahan,” keluhnya.
Setelah perdebatan panjang, Ketua STKIP Al-Hikmah, Zainal Abidin, menyatakan pihaknya akan mengembalikan aturan sesuai kontrak awal.
“Lama masa pengabdian dikembalikan ke 2 tahun. Alumni yang sudah bekerja minimal 2 tahun bisa menyerahkan SK kerjanya, itu dianggap pengabdian. Namun tetap harus memenuhi syarat hafal 10 juz,” jelas Zainal.
Jika kedua syarat tersebut dipenuhi, alumni dapat segera mengambil ijazah asli mereka. “Silakan bawa bukti dua syarat tadi, nanti kapanpun bisa langsung diambil di kampus,” tambahnya.
Menutup sidak, Cak Ji menegaskan bahwa hak alumni atas ijazah tidak boleh ditunda.
“Ijazah itu harus segera diberikan kepada yang berhak, dengan catatan kewajiban yang disepakati juga dipenuhi,” tegasnya. ***