Kamis, 4 Juni 2026

Cahyo Harjo: Pentingnya Kesadaran Kolektif dalam Memberantas Narkoba

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Minggu, 16 Maret 2025 | 19:34 WIB

NAWACITAPOST.COM – Peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Menyadari hal itu, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menginisiasi sarasehan bertajuk “Narkoba Mengancam Masa Depan: Bersama Kita Cegah dan Berantas” di Hotel Elmi, Surabaya.

Dalam sambutannya, Cahyo menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam memberantas narkoba yang sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menjaga generasi muda kita dari bahaya narkoba. Sesuai visi misi Presiden Prabowo, ada tiga tantangan besar: globalisasi, korupsi, dan narkoba. Namun, yang paling serius adalah narkoba. Oleh karena itu, kita harus membangun kesadaran dan melawan peredarannya,” ujar Cahyo.

Acara ini dihadiri sekitar 100 peserta, termasuk Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, serta Sucipto, dokter dari RSUD Dr. Soetomo, yang hadir sebagai narasumber. Samsul Arifin bertindak sebagai moderator diskusi.

Sebagai narasumber, Sucipto menjelaskan dampak buruk narkoba, baik terhadap kesehatan fisik, mental, maupun kehidupan sosial penggunanya.

“Narkoba mengandung zat adiktif yang bisa merusak kesehatan, menyebabkan kecanduan, dan bahkan mengancam nyawa jika disalahgunakan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi sejak dini agar masyarakat memahami bahaya narkoba dan tidak mudah terjerumus. Menurutnya, upaya pencegahan harus melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, dan keluarga.

“Obat-obatan memiliki senyawa dan peruntukan masing-masing, sehingga penggunaannya harus dalam pengawasan dokter. Jika disalahgunakan, dampaknya bisa fatal,” tambahnya.

Di akhir sesi, Sucipto menyoroti pentingnya program pencegahan narkoba yang berbasis edukasi dan pembinaan generasi muda.

Ia berharap pemerintah terus mengembangkan program seperti sosialisasi bahaya narkoba, kurikulum berbasis anti-narkoba di sekolah, pelatihan bagi tenaga pendidik, serta pembentukan kader pemuda anti-narkoba.

“Say no to drugs! Mari kita bersama-sama memerangi narkoba dan melindungi masa depan generasi muda,” pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini