NAWACITAPOST – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK-UWKS) kembali menggelar Pelantikan Raya Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK-UWKS periode 2024-2025 pada Sabtu pagi, (14/9/2024).
Acara pelantikan berlangsung di Ruang Auditorium Gedung C FK-UWKS, dengan pembacaan ikrar dan sumpah jabatan dipandu oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FK-UWKS, Dr. Sukma Sahadewa. Sebelumnya, pembacaan surat keputusan Dekan mengenai pembentukan dan pengangkatan kepengurusan DPM dan BEM untuk periode tahun akademik 2024-2026 juga telah dilaksanakan.
Setelahnya, para pengurus yang namanya disebut satu per satu maju untuk mengucapkan ikrar sumpah jabatan, yang kemudian diakhiri dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Dekan FK-UWKS, Prof. Dr. Kuntaman. Dalam SK tersebut, Ramona Frisca Ariansyah ditetapkan sebagai Ketua DPM, sedangkan Naufal Syafawi SP terpilih sebagai Gubernur BEM FK-UWKS untuk periode 2024-2025.
Baca Juga: PoA FK UWKS: Mahasiswa Baru Hasilkan 1 Buku, Belasan Jurnal Ilmiah dan Hak Kekayaan Intelektual
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Kuntaman membuka dengan sebuah pantun dan mengingatkan kepada para pengurus ORMAWA FK-UWKS yang baru dilantik untuk dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya dengan baik.
"Setiap tahun tantangan selalu berubah. Beberapa tahun terakhir ini kita menghadapi era digitalisasi dan era 5.0," ujarnya.
"Kami berharap, ORMAWA dapat berjalan sesuai visi dan misi fakultas, serta memberikan dampak positif dalam pencapaian prestasi yang lebih tinggi. Belajarlah berorganisasi dengan baik tanpa mengesampingkan akademik," pesan Prof. Kuntaman.
Baca Juga: Kolaborasi FK UWKS dan Puskesmas Kalirungkut Luluskan 66 Balita dari Stunting
Dr. Sukma Sahadewa Wadek bidang kemahasiswaan, menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga kecerdasan emosional (EQ) dan spiritual (SQ).
"Seorang organisatoris harus mampu menyeimbangkan ketiga hal tersebut agar dirinya bisa terus berkembang," tambahnya.
Dr. Sukma juga menegaskan bahwa perjuangan seorang aktivis mahasiswa bukan hanya untuk mencapai tujuan pribadi atau mencari pujian, melainkan sebuah proses untuk memantaskan diri dalam meraih tujuan mulia.
Baca Juga: FK UWKS Gelar Pengabdian Masyarakat di Putat Jaya: Edukasi Bijak Gunakan Obat
"Selamat berjuang! Kobarkan semangat perjuangan dengan antusiasme tinggi, warisi api semangat tersebut, dan tinggalkan jejak yang bermakna dalam setiap langkah perjuangan," tegas Dr.Sukma yang juga pernah menjabat ketua BEM FK-UWKS.