Ia menambahkan, saat ini YA Ibad telah berkembang dan memiliki kepengurusan di sejumlah daerah di Indonesia. Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam muktamar, kepengurusan YA Ibad telah mencapai 27 kabupaten.
Selain memperkuat organisasi, Yusuf memaparkan sejumlah program yang telah dan sedang dijalankan YA Ibad. Salah satunya program lingkungan melalui kegiatan edukasi, aksi, kolaborasi dan evaluasi.
Program tersebut antara lain mencakup pengelolaan sampah, pemilahan sampah, komposting, penghijauan serta pengembangan program lingkungan di tingkat daerah.
“Program lingkungan ini menjadi ikhtiar nyata dari aktivitas para pengurus dan keluarga besar YA Ibad untuk menjaga alam,” ujarnya.
Kegiatan lingkungan juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni. YA Ibad mendorong seluruh jajaran dan masyarakat untuk memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.
Selain lingkungan, pada Agustus 2026 YA Ibad juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Menurut Yusuf, rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen YA Ibad untuk terus memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Muktamar ke-4 juga akan diisi dengan agenda organisasi, termasuk pengukuhan kepengurusan dan pengawas YA Ibad se-Indonesia serta pembahasan arah organisasi ke depan.
Yusuf berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-4 YA Ibad dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi organisasi serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga rangkaian acara hari ini berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, serta berada dalam rahmat dan ridha Allah SWT. Semoga bermanfaat bagi seluruh jamaah YA Ibad dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. ***