berita-peristiwa

Diduga Dikemudikan dalam Pengaruh Alkohol Tabrak Taksi Listrik dan Pikap di Surabaya, Satu Orang Tewas

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Foto caption: Kecelakaan terjadi di Jalan Gubernur Suryo dan Taman Apsari Surabaya. Mobil diduga dikemudikan dalam pengaruh alkohol menabrak taksi listrik dan pikap hingga satu orang tewas.

Surabaya, NAWACITAPOST.COM - Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Taman Apsari dan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (23/8/2026) dini hari. Sebuah mobil yang dikemudikan perempuan berinisial ENR (32) diduga kehilangan kendali hingga menabrak taksi listrik dan pikap yang sedang parkir.

Dalam kecelakaan tersebut, seorang pria berinisial RPK meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat sedang memasukkan barang ke dalam pikap.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, kecelakaan bermula ketika mobil yang dikemudikan ENR melaju dari arah selatan menuju utara di kawasan Taman Apsari.

Saat hendak berbelok ke kiri, mobil tersebut diduga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menabrak bagian belakang taksi listrik yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.

“Ia menabrak bagian belakang taksi listrik kemudian terus melaju,” kata Galih.

Setelah menabrak taksi listrik, mobil tersebut terus bergerak ke arah Balai Pemuda Surabaya. Sesampainya di Jalan Gubernur Suryo, tepat di sisi selatan Balai Pemuda atau kawasan Alun-Alun Surabaya, kendaraan kembali mengalami kecelakaan.

Mobil menabrak sebuah pikap yang berada di lokasi. Saat kejadian, korban RPK sedang memasukkan barang sehingga ikut tertabrak.

“Mobil menabrak pikap. Korban RPK saat itu sedang memasukkan barang sehingga tertabrak mobil ini,” ujar Galih.

Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Usai kejadian, pengemudi mobil sempat dikerumuni warga. Pengemudi yang diketahui seorang perempuan tersebut tidak berani keluar dari kendaraan hingga petugas Satlantas Polrestabes Surabaya tiba di lokasi dan melakukan pengamanan.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga ENR mengemudikan mobil dalam pengaruh alkohol sehingga kehilangan kendali. Polisi juga menyebut pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK maupun Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Saat ini masih dalam penyelidikan Unit Gakkum. Kendaraan yang terlibat sudah kami amankan beserta pengemudi mobil. Pengemudi diduga dalam pengaruh alkohol,” jelas Galih.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan dan memastikan rangkaian peristiwa hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.(ibank)

Tags

Terkini