berita-peristiwa

Mahasiswa KKN UWKS Hadir di Rusunawa Keputih: Bangun Masyarakat Sehat dan Tangguh Lewat Aksi Nyata

Senin, 21 Juli 2025 | 14:37 WIB

Pada 17 Mei 2025, program dilanjutkan dengan kegiatan edukatif dan rekreatif untuk anak-anak Rusunawa. Mereka diajak menonton film bertema nilai moral dan lingkungan, serta mengikuti sesi melukis tangan sebagai sarana menyalurkan kreativitas.

“Tujuan kami adalah memberikan hiburan yang mendidik sekaligus wadah bagi anak-anak mengekspresikan imajinasi mereka,” kata Amandra Putri Natasya, koordinator kegiatan.

Selain itu, anak-anak juga dibekali dengan pengetahuan kebencanaan, khususnya tentang langkah-langkah menghadapi gempa bumi.

“Kami ajak anak-anak memahami langkah cepat saat terjadi gempa. Mereka diajari apa yang harus dilakukan, ke mana harus berlindung, dan bagaimana menjaga keselamatan diri,” jelas Amandra.

Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana akrab dan menyenangkan, serta memperkuat ikatan antara mahasiswa KKN dan anak-anak rusun. “Saya senang sekali bisa nonton bareng kakak-kakak KKN. Bisa melukis juga, seru!” ucap salah satu peserta dengan riang.

Hari Keempat: Senam Bersama Ibu-Ibu

Sebagai penutup, pada 1 Juni 2025 mahasiswa menggelar senam bersama ibu-ibu warga Rusunawa di halaman Blok B. Dengan iringan musik ceria, para ibu mengikuti gerakan instruktur dengan semangat tinggi.

“Senam ini bukan sekadar olahraga, tapi juga cara kami membangun semangat hidup sehat dan solidaritas antartetangga,” tutur Jordanio Viari Palallo, penanggung jawab kegiatan.

Usai senam, warga disuguhi minuman sehat dan diajak berdiskusi ringan tentang kebugaran dan gaya hidup aktif di usia produktif.

Ketua KKN C8, Muhamad Andrieansyah, menyampaikan bahwa pengabdian di Rusunawa Keputih menjadi pengalaman yang sangat bermakna.

“Kami belajar banyak dari warga—tentang toleransi, tantangan lingkungan, hingga kekuatan komunitas. Harapan kami, program-program yang kami rancang bisa benar-benar memberi dampak positif, meski sederhana,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini ditopang oleh pendekatan yang empatik dan setara. “Kami tidak datang sebagai pengajar, tapi sebagai teman. Kami hadir untuk tumbuh bersama warga Rusunawa,” tegasnya.

Ketua RW 8 memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mahasiswa KKN UWKS. “Anak-anak muda dari UWKS ini sangat sopan, aktif, dan betul-betul perhatian dengan warga. Terima kasih atas semangat dan ilmunya,” ujarnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini