Surabaya NAWACITAPOST – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) bersama dosen dan 24 mahasiswa peserta Blok Elektif Stunting menggelar kegiatan pengabdian masyarakat pada Kamis, 14 Desember 2023.
Acara ini melibatkan penyuluhan, skrining tumbuh kembang balita, konseling, dan penanganan stunting di Puskesmas Kalirungkut Surabaya.
Empat dosen FK-UWKS, termasuk Koordinator Blok Elektif Stunting, Dr. Ayling Sanjaya, dan Dr. Atik Sri Wulandari, Ibu Noer Kumala, serta Dr. Ayu Cahyani, turut serta dalam pengabdian masyarakat ini.
Mereka memberikan supervisi dan bimbingan kepada mahasiswa Blok Elektif Stunting yang terlibat dalam kegiatan di Puskesmas Kalirungkut.
Bapak Camat Kecamatan Rungkut Surabaya, Bpk. Maskur, SH., MH, menyambut positif dan mendukung kerjasama antara Puskesmas dan FK-UWKS. Ia mengakui sinergi ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan Program Nasional yang menekankan penurunan angka stunting.
Lurah Kelurahan Kalirungkut Surabaya, Bpk. Ahmad Ridho, S.STP, juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya positif yang dilakukan dalam penurunan angka stunting di wilayahnya.
Kepala Puskesmas Kalirungkut Surabaya, Dr. Tatien Tjahjani, membenarkan bahwa seluruh elemen telah berkontribusi secara optimal dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Dalam sambutannya, Dr. Tatien menyampaikan bahwa kerjasama dan pendampingan bersama FK-UWKS diharapkan dapat membantu mencapai tujuan pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayahnya. Pihaknya mengakui adanya penurunan signifikan pada angka balita stunting hasil kerja sama dengan FK-UWKS, Camat, Lurah, staf Puskesmas, kader, dan mitra pendamping.
Acara Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Blok Elektif Stunting FK-UWKS dirancang dengan efektif dan menyenangkan, sambil tetap serius.
Mahasiswa dilatih untuk memiliki jiwa kepemimpinan, profesionalisme, kewirausahaan, tanggap, dan etika dalam menghadapi realitas lapangan.
Kegiatan ini melibatkan doa, sambutan, penyuluhan, kuis interaktif, pemeriksaan antropometri, pemeriksaan perkembangan, konseling, pemberian vitamin dan susu, serta edukasi.
Harapannya, melalui kegiatan ini, pengetahuan, sikap, dan tindakan orang tua balita semakin meningkat dalam upaya pencegahan dan penanganan pola asuh dan nutrisi.
Kesadaran akan kebersihan sanitasi dan kesehatan juga diharapkan meningkat, sehingga stunting pada balita dapat segera dihilangkan, dan tumbuh kembang anak-anak Indonesia dapat optimal sehingga menjadi insan yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua Kelompok Mahasiswa Blok. Elektif Semester 7, James Hadiputra bersama tim mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih telah diberi kesempatan dan bimbingan langsung untuk terjun di komunitas dan berperan dalam penyuluhan dan penanganan balita stunting.