Minggu, 19 Juli 2026

Teteg Tatag Teguh Tanggon lan Trapsilo, pesan Dekan FK-UWKS kepada 55 Dokter Baru

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:33 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali melakukan Pelantikan & Pengambilan Sumpah Dokter baru, Rabu, 23 Agustus 2023.

Pelantikan & Pengambilan Sumpah Dokter baru Periode II Tahun 2023 ini diadakan di Bangsal Pancasila Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, dan secara serentak diikuti 55 Dokter baru.

Memimpin langsung pengambilan sumpah, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Prof. Dr. Kuntaman, dr.,MS.,Sp.MK(K) mengungkapkan rasa suka citanya terhadap 55 dokter baru yang telah berhasil meraih gelar dokter, menyusul 5.447 jumlah dokter yang telah menjadi alumni yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga sampai luar negeri.

Sesuai informasi yang ada, Alumni FKUWKS Angkatan Tahun 2005, dr. Elia Antonio de Araijo dos Reis Amaral, menjabat menjadi Menteri Kesehatan Timor Leste Masa Jabatan 2023 — 2028.

Dalam kesempatan itu, Dekan Kuntaman melaporkan bahwa para dokter lulusan FK-UWKS sudah mengikuti ujian dokter secara nasional (UKMPPD), artinya mereka memiliki kualitas dan kesetaraan yang sama dengan lulusan kedokteran universitas yang lain di Indonesia termasuk dokter-dokter lulusan universitas negeri.

"Pada 2023, target kami sebetulnya peserta ujian lulus di atas 80%, tapi alhamdulillah kita mencapai jauh lebih tinggi dari itu yaitu 92,3% tercapai," terang Dekan Kuntaman, didampingi Wadek I dr. I Made Subhawa Harsa, Wadek II dr. Inawati, dan Wadek III Dr. Sukma Sahadewa.

Yang lebih menggembirakan, UWKS berhasil menyusup di area Perguruan tinggi negeri. Artinya, di kelompok perguruan tinggi negeri, Fakultas kedokteran UWKS masuk dalam kelompok nilai yang tertinggi.

"Ini di luar ekspektasi kami, terima kasih pada adik-adik dokter baru," ujarnya.

Nampak di sini, para dokter baru dengan rasa bangga dan syukur kepada Tuhan yang Maha esa, dan dengan semangat yang tinggi memandang masa depan, di hadapan kita untuk siap berbakti kepada nusa, bangsa dan negara.

"Kita semua menyadari bahwa sebagai dokter Indonesia yang bermartabat berbudi luhur dan siap mengabdi di seluruh pelosok wilayah Indonesia yang luas ini bukanlah perjuangan yang mudah ditempuh dan dihadapi. Di tangan saudara-saudara para dokter baru yang telah dididik dengan berjiwa kewijaya kusumaan, itu harus dipegang dengan Teteg, Tatag, Teguh, Tanggon lan Trapsilo, 5T itu mudah-mudahan menjadi pegangan selama adik-adik lulusan baru bertugas di daerah," tutur Dekan Kuntaman.

Dekan juga menekankan bahwa sumpah dokter adalah sebuah langkah awal dalam menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai dokter.

"Profesi dokter merupakan profesi yang mulia dan terikat kepada sumpah dokter yang telah diikrarkan dalam melayani kesehatan masyarakat secara professional, " Ucap Dekan.

"Sebagai seorang dokter, kita wajib mengikuti segala peraturan pemerintah di bidang kesehatan dan kedokteran, mematuhi peraturan organisasi profesi, bekerjasama dengan sesama dokter menjaga dan melaksanakan etika profesi serta hubungan kesejawatan kepada para dokter baru, " Katanya.

Dekan Kuntaman menuturkan, harapan dan pandangan Masyarakat dewasa ini terhadap profesi dokter merupakan tantangan yang harus dijawab dengan sikap, tindakan dan tingkah laku yang menjunjung tinggi citra dan etik kedokteran.

"Oleh karena itu Fakultas Kedokteran UWKS merespon tantangan tersebut dengan mencetak lulusan-lulusan Dokter yang unggul dan kompeten, " Tuturnya.

Tahun 2023 ini (Januari — Agustus) FK UWKS telah meluluskan dokter baru sebanyak 100 orang (45 orang pada bulan Juni dan 55 orang pada saat ini). Dengan penyumpahan dokter baru ini, kini alumni FKUWKS sudah mencapai 5.502.

"Semoga para dokter baru yang telah diambil sumpahnya hari ini dapat melaksanakan tugasnya sebagai dokter, mengimplementasikan ilmunya dalam menyehatkan rakyat Indonesia serta mampu berada di garda terdepan menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia, " Pesan Dekan.

"Sekaligus, dapat menjaga nama baik almamater Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, " Tukasnya.

Dalam agenda yang sama, dr. I Gusti Made Dika Wahyu Krisnantara mewakili 55 dokter baru menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan universitas dan pimpinan Fakultas kedokteran universitas wijaya kusuma Surabaya, yang senantiasa memberikan petunjuk dan arahannya dalam proses pembelajaran.

"Sehingga kami capai di titik ini dapat mencapi titik ini. Semoga kami para lulus FK-UWKS dapat menjadi dokter yang berkompeten, unggul dan dapat berkembang mengikuti perkembangan ilmu teknologi kedokteran terkini, serta dapat menjadi pemimpin yang baik," ucap dr. I Gusti Made Dika Wahyu Krisnantara.

Menutup acara, Rektor UWKS Prof. Dr. H. Widodo Ario Kentjono, dr. Sp.THT-KL (K), FICS berpesan agar para dokter baru lulusan UWKS dapat memberikan ilmu dan keterampilan yang sudah didapatkan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.

"Belajarlah terus sepanjang hayat, dan tuntutlah ilmu setinggi-tingginya agar ilmu keterampilan dan profesionalisme yang saudara dapat jauh melebihi ilmu dan keterampilan dari guru-guru saudara," ucap Rektor Widodo.

"Karena hanya dengan demikian bagian institusi saudara akan terus maju sesuai dengan moto UWKS, Anggung Wimbuh Linuwih yang artinya terus berkembang dan menjadi semakin baik," harapnya.

Pak Rektor juga menekankan agar para dokter baru menjadikan lafal sumpah dokter yang telah diucapkan dan kode etik kedokteran Indonesia menjadi pedoman dalam menunaikan tugas pengabdian sejawat di tengah tengah masyarakat.

Sekaligus, dapat menjaga nama baik almamater Fakultas kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

"Jadilah dokter yang kompeten, profesional, mempunyai etika dan empati kepada sesama, serta tetap mengamalkan nilai-nilai Kewijaya Kusumaan yaitu Teteg, Tatag, Teguh, Tanggon lan Trapsilo," pesan Rektor. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini