Bekasi, NAWACITAPOST.Com- Paguyuban Anak Cironggeng yang berada di kampung Kedung Lotong Desa Bantarjaua , Pebayuran Bekasi ini memang perlu diapresiasi,
Paguyuban ini mempunyai tujuan kuat yaitu menghidupkan tradisi Indonesia diantaranya kerja bakti, Poskamling dan kegiatan santunan kematian yang anggaranya didapat dari iuran anggotanya.
Paguyuban anak Cironggeng ( PAC) sudah berdiri hampir 1.5 tahun lamanya, kiprahnya dalam kegiatan kerja bakti dan sosial lainya mendapatkan apresiasi warga , menurut Inen Ketua Paguyuban Anak Cirongheng, Perkumpulan atau Pagayuban ini semata - mata ingin menghidupakan tradisi Indonesia diantaranya Gotong royong dan kerja bakti lingkungan.
"Kami murni ingin mengembalikan tradisi bamgsa kita yaitu kerja bakti, gotong royong dan kekeluargaan kami tidak mau berpolitik dan jadi alat politik kami ingin hal - hal baik dan tradisi Indonesia muncul kembali, " kata Inen
Beliau menambahkan bahwa tradisi Indonesia sekarang mulai pudar, anak muda sekarang cenderung kurang pedul terhadap lingkingan dimana kerja bakti, Poskamling dan sosial lainya sudah mulai dilupakan.
" Dulu seminggu sekali kita kerka bakti membersihkan lingkungan tanpa dibayar, Poskamling tanpa di bayar, itu harus kita hidupkan kembali," Tambahnya.
Sementara itu, Praktisi Pendidikan dan Hukum Apen Sodikin yang juga putra asli Kedung Lotong mengapresiasi kegiatan Paguyuban tersebut.
"Saya senang kepedulian mereka terhadap nilai luhur bangsa kembali dihidupkan ditengah era globalisasi dan individualis mereka perlu diberi dukungan sebab masih ada masyarakat yang peduli terhadap nilai luhur bangsa kita, yaitu gotong royong," katanya.