Minggu, 19 Juli 2026

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Wujudkan Nilai Perjuangan dan Nasionalisme

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Sabtu, 20 Mei 2023 | 13:47 WIB

 

NAWACITAPOST.COM - AA Bagus Adhi Mahendra Putra menggelar sosialisasi empat pilar. Pada acara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei ini turut hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan masyarakat Tegalalallang.

Pada kegiatan 4 Pilar ini, Amatra mengatakan perwujudan nilai-nilai dari Pancasila adalah agar antar sesama anak bangsa harus selalu menjalin toleransi dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tak hanya itu, 4 Pilar Kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada seluruh generasi bangsa Indonesia, menurut Amatra, agar kehidupan bangsa Indonesia semakin kokoh, semakin paham dalam melaksanakan Pancasila, serta juga secara konsekuen menjaga sendi-sendi utama lainnya, yakni UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi penting karena ada tanggungjawab kita bersama untuk membentengi seluruh la[pisan masyarakat dengan nilai-nilai Pancasila yang diwariskan oleh para pendiri bangsa,” kata Amatra, Anggota MPR RI dari Dapil Bali.

Acara ini diharapkan Pemuda Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan zaman, serta tetap terjaganya rasa nasionalisme dan patriotisme dalam membela kepentingan bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Amatra menyebut MPR sebagai lembaga tinggi negara terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme sesuai dengan semangat hari kebangkitan nasional serta menjadi momentum untuk bangkit bersama menuju percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Berdasarkan rilis yang diterima Nawacitapost, Amatra merasa generasi muda perlu terus menerus diberikan pemahaman tentang Empat Pilar Kebangsaan, sehingga untuk menghadapi masa depan bangsa ini akan lebih tegak dan kokoh menuju cita-cita luhur hidup berbangsa dan bernegara.

Kebebasan berpendapat memang sudah digagas pada tahun 1908 oleh pemuda stovia saat itu, tetapi saat sekarang ini seringkali kebebasan tersebut dimaknai bebas tanpa batas. Kesalahan pemahaman tersebut disebabkan oleh kendurnya nilai-nilai agama dan nilai-nilai keakraban sosial ditengah masyarakat.

"Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan lebih maju dan bermartabat," tandas anggota Komisi II DPR RI ini.

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini