NAWACITAPOST.COM - Jenderal (purn) Moeldoko diperkirakan bakal mendapat dukungan sebagai kandidat wakil presiden hasil musyawarah rakyat sukarelawan di Istora, Senayan, Jakarta.
Ketua Aliansi Simpatisan Moeldoko, Richard memperkirakan berdasarkan hasil sejumlah musra yang sebelumnya telah digelar sukarelawan Jokowi di berbagai daerah.
"Saya kira elektabilitas Pak Moeldoko mungkin yang tertinggi untuk kandidat wakil presiden," ujar Richard dalam keterangannya yang diterima Nawacitapost.
Richard memaparkan bahwa keyakinannya setelah mendengar pesan yang disampaikan Presiden Jokowi, saat membuka Musra.
Presiden Jokowi memaparkan kriteria pemimpin nasional harus sosok yang dibutuhkan untuk kepentingan negara.
"Pak Moeldoko selalu amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Moeledoko juga cerdas dan pengalaman dalam mengelola potensi negara."
"Maka dari pidato Presiden Jokowi sangat jelas bahwa pemimpin 2024 harus mampu mengelola potensi dan permasalahan negara, itu pimimpin yang dibutuhkan," ucapnya.
Terpisah, Moeldoko yang tidak bisa hadir di acara puncak Musra mengapresiasi langkah para sukarelawan Jokowi.
"Maka dari pidato Presiden Jokowi sangat jelas bahwa pemimpin 2024 harus mampu mengelola potensi dan permasalahan negara, itu pimimpin yang dibutuhkan," ucapnya.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang tidak bisa hadir di acara puncak Musra mengapresiasi langkah para sukarelawan Jokowi.
"Musra sebagai instrumen demokrasi rakyat terhitung sudah diadakan di setiap provinsi sebayak 29 kali, saya sangat mengapresiasi kegiatan musra yang dilakukan para sukarelawan Jokowi ini," ucapnya.
Moeldoko sempat berpesan kepada para sukarelawan agar selalu bersama dengan rakyat dalam membangun jaringan dan program-program kerja organisasi.
"Sukarelawan Moeldoko harus bersinergi dengan program-program kerja pemerintah untuk membantu masyarakat."
"Sukarelawan juga berhak menentukan capres dan cawapres yang memahami permasalahan bangsa Indonesia," ucapnya.
Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir di acara puncak Musra menyampaikan pesan agar para sukarelawan mendengar suara rakyat dan suara akar rumput.
Bukan termakan suara elite-elite. Karena itu, acara Musra yang digelar menurutnya sangat penting dilakukan.
"Yang didengar adalah suara rakyat, suara akar rumput, bukan suara elite. Kenapa ini dilakukan? Kenapa musra ini dilakukan? Karena semuanya cinta negara ini, karena semuanya cinta bangsa ini," ucapnya.
Sebanyak 3.000 lebih sukarelawan Moeldoko ikut hadir dalam gelaran Musra, telah memilih secara e-vote dengan memilih Moeldoko sebagai kandidat wapres dan Ganjar Pranowo sebagai kandidat presiden.
Sukarelawan Moeldoko hadir menggunakan sepuluh bus, kendaran pribadi dan motor dari berbagai wilayah.