Sabtu, 3 Oktober 2026

RUMANTIS Genap 3 Tahun, Dari Dapur Sederhana Kini Layani Ratusan Warga

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 17:39 WIB

“Yang makan, bila tambah boleh. Sampai kenyang, asal tidak sampai dibuang,” katanya.

Selain RUMANTIS, yayasan juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial lain, termasuk santunan anak yatim. Saat ini terdapat sekitar 15 anak yatim yang menjadi penerima santunan secara rutin.

Rina mengatakan pihaknya menerapkan proses seleksi agar bantuan dapat diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Yayasan juga tengah menyiapkan sejumlah program sosial lain untuk memperluas jangkauan manfaat.

Menurut Rina, seluruh kegiatan tersebut berjalan dengan dukungan para donatur dan relawan. Ia menyebut sumber pembiayaan berasal dari berbagai pihak yang secara sukarela memberikan rezekinya untuk kegiatan sosial.

“Kalau kita berhitung dengan kalkulator, misalnya satu kali 500 porsi dikalikan Rp10 ribu, berapa juta? Seminggu berapa? Uang dari mana? Itulah Allah yang punya kunci rezeki,” tuturnya.

Rina juga berharap gerakan RUMANTIS tidak berhenti di Pondok Candra. Ia memiliki cita-cita menghadirkan kendaraan khusus yang dapat bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain untuk membagikan makanan gratis.

“Saya ingin seperti di Jakarta ada kendaraan, ada bus makan gratis. Saya kepingin sekali, sehingga apa yang kami buat hari ini bisa merambah ke mana-mana,” ungkapnya.

Ia membayangkan ke depan dapat tersedia kendaraan makan gratis yang bergerak di berbagai wilayah, termasuk Sidoarjo dan Surabaya.

“Kalau bisa di Sidoarjo punya dua mobil makan gratis, di Surabaya tiga mobil makan gratis. Masyaallah, semakin banyak orang yang bisa menikmati makan secara gratis,” katanya.

Rina menegaskan, RUMANTIS terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai relawan. Saat ini kegiatan tersebut terutama digerakkan oleh ibu-ibu PKK bersama sejumlah volunteer dari komunitas sosial.

“Terbuka siapa saja yang mau menjadi volunteer berbagi bersama. Dipersilakan,” ujarnya.

Peringatan tiga tahun RUMANTIS akhirnya bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan sebuah gerakan yang berangkat dari kegiatan sederhana, lalu berkembang menjadi ruang berbagi bagi ratusan orang.

Pesan yang dibawa pun sederhana: bahwa kebaikan tidak selalu harus hadir dalam bentuk besar. Sepiring makanan, kepedulian dan kesediaan duduk bersama masyarakat yang membutuhkan dapat menjadi bagian dari amal yang terus mengalir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PPLIPI dan IWAPI, RT/RW setempat, pengurus yayasan masjid serta para relawan, warga dan penerima manfaat RUMANTIS. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Tags

Terkini