Sabtu, 3 Oktober 2026

RUMANTIS Genap 3 Tahun, Dari Dapur Sederhana Kini Layani Ratusan Warga

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 17:39 WIB

“Seperti Rumah Makan Gratis ini. Selain urusan dengan Allah, juga urusan dengan manusia,” tuturnya.

Ketua panitia pelaksana, Ani, mengatakan perjalanan tiga tahun RUMANTIS merupakan pencapaian yang tidak lepas dari semangat gotong royong. Program tersebut bermula dari kegiatan PKK yang dipimpin Teh Rina.

Sejak 3 Oktober 2023, RUMANTIS secara rutin menyediakan makanan dan minuman gratis setiap Selasa dan Jumat, mulai pukul 10.00 hingga 13.30 WIB.

“Awalnya sekitar 70 sampai saat ini bisa 400 - 600 porsi makan dan minum gratis setiap Selasa dan Jumat. Perjalanan tiga tahun ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Ani.

Selain menyediakan makanan gratis, Yayasan Berbagi Cinta Berkah juga menjalankan program santunan bagi anak yatim. Setiap bulan, jumlah penerima saat ini masih 15 anak dengan bantuan berupa uang tunai maupun sembako.

“Harapannya setiap tahun bisa bertambah,” ujarnya.

Ani menambahkan, perjalanan RUMANTIS juga menjadi proses belajar bagi para relawan dalam menghadapi berbagai karakter masyarakat. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung kegiatan, termasuk tim katering Teh Rina.

Sementara itu, Pembina Yayasan Berbagi Cinta Berkah, Rina Floreta atau yang akrab disapa Teh Rina, mengatakan RUMANTIS lahir dari kegiatan berbagi makanan yang awalnya dilakukan dalam skala kecil.

“Saya pendiri Yayasan Berbagi Cinta Berkah. Yayasan ini saya ciptakan dengan berbagai kegiatan sosial yang insyaallah menebar kebaikan dan banyak manfaat untuk orang-orang,” kata Rina.

Menurutnya, kegiatan berbagi makanan tersebut kemudian dikembangkan agar penerima manfaatnya semakin luas. Dari semula sekitar 100 hingga 200 porsi, jumlahnya terus meningkat menjadi 400–500 porsi dan dalam kondisi tertentu mencapai 600 porsi.

“Setiap hari Selasa dan Jumat, dari berbagai kalangan, tanpa memandang berbagai suku, agama, dan golongan apapun. Banyak sekali orang yang ikut makan,” ungkapnya.

Rina mengatakan, tidak sedikit penerima manfaat yang datang dari luar kawasan Pondok Candra Indah, bahkan dari luar kota dan luar pulau.

Menurutnya, salah satu momen yang paling membahagiakan adalah ketika warga sudah mengantre sebelum makanan dibagikan.

“Kadang jam 10 kami buka, jam setengah 10 mereka sudah antre, sudah menunggu di depan pintu. Itu rasanya merupakan suatu kebahagiaan buat kami, bisa memberikan sedikit rezeki dan memberikan mereka makan,” ujarnya.

Rina menegaskan, makanan yang disediakan boleh dinikmati hingga kenyang selama tidak disia-siakan. Baginya, kepuasan penerima manfaat menjadi bagian dari kebahagiaan para relawan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Tags

Terkini