Meskipun pesaingannya ketat dan sebagian besar tim yang lolos berasal dari Perguruan Tinggi Negeri, keberhasilan Tim FK UWKS dianggap sebagai kemenangan.
"Karena ketatnya penilaian, meski masih harus bersaing di Final PIMNAS, lolosnya tim FK UWKS ini bagi kami sudah menang," tegasnya.
Tim FK UWKS berhasil menciptakan inovasi berjudul "Ekstrak Peperomia Pellucida Sebagai Inovasi Dalam Atenuasi Fibrogenesis Paru Tikus Selama Mendapat Pajanan Asap Rokok (Perokok Pasif)."
Dosen pendamping, Nur Khamidah SKM MPH, optimis bahwa tim ini memiliki potensi untuk menjadi juara di PIMNAS 2023, setidaknya meraih posisi tiga besar.
Sebagai Ketua Tim, Johanes Aprilius Falerio Kristijanto, menyatakan kesiapannya untuk berkompetisi di Final PIMNAS 2023.
Ia mengungkapkan bahwa fasilitas di UWKS, seperti laboratorium, sangat mendukung persiapan mereka, dan dukungan dari para dosen, rektor, serta staf kemahasiswaan UWKS turut memberikan motivasi.
Diketahui, sebanyak 525 tim PKM dari 107 perguruan tinggi dinyatakan lolos ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional atau Pimnas ke-36 yang diadakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek RI.
525 tim dari delapan bidang PKM tersebut akan bertanding di Universitas Padjadjaran selaku tuan rumah pada 26 November – 1 Desember mendatang. (BNW)