artikel

Dijuluki Dengan ‘Daendels’ Baru, Basuki Hadimuljono Wujudkan Nawacita Jokowi

Jumat, 21 Oktober 2022 | 16:05 WIB
Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (Sumber: Kemeterian PUPR)

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Basuki Hadimuljono merupakan pria asal Solo kelahiran 5 November 1954. Saat ini Basuki menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Kabinet Kerja jilid I Jokowi JK periode 2014-2019.

Baca Juga: Nawacita Award Sepatutnya Untuk Rakyat, Bukan Untuk Pejabat

Kinerjanya yang sangat apik sepanjang periode Kabinet Kerja jilid I, Presiden Jokowi Kembali tunjuk Basuki Hadimuljono menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabinet Kerja jilid II.

Sebelum mendapatkan posisi Menteri PUPR, Basuki sukses menjalankan perannya sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum sehingga dinilai cocok untuk posisi tersebut.

Basuki mewarisi sikap disiplin ayahnya yang berprofesi sebagai anggota TNI Angkatan Darat. Basuki sukses menempuh jenjang Pendidikan sampai S3.

Basuki lulusan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan mengambil jurusan Teknik Geologi. Setelah itu, Basuki melanjutkan pendidikannya di Colardo State University dan berhasil mendapatkan gelar Magister dan Dotor Teknik Sipil.

Setelah menyelesaikan pendidikannya dengan menyandang gelar Doktor (S3), Setelah itu Basuki menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum selama periode 2005 sampai 2007. Kemudian menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian PUPR pada 2007-2013. Ia menduduki posisi Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian PUPR pada 2013-2014.

Sebelumnya Basuki pernah menjadi Komisaris Utama di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Basuki juga pernah ditunjuk untuk ditugaskan sebagai anggota tim penanggulangan lumpur, tim rehabilitasi pasca tsunami Aceh, dan tim perbaikan jalan tol Purbaleunyi, Jawa Barat.

Kinerja Basuki yang paling melekat di masyarakat Indonesia adalah pembangunan Tol Trans Jawa yang menyambungkan Merak hingga Banyuwangi.

Atas kesuksesannya tersebut Presiden Jokowi menjulukinya sebagai ‘Daendels’ baru. Sebagai informasi, Daendels adalah Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang memerintahkan pembangunan jalan dari Anyer, Banten sampai Panarukan, Jawa Timur.

Prestasinya juga sangat membanggakan saat suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Basuki berhasil menuntaskan tugasnya sebagai penanggung jawab pembangunan infrastruktur dengan menyelesaikan semua infrastruktur yang dibutuhkan di perhelatan se-Asia itu.

Sepanjang tahun 2015-2019 Kementerian PUPR berhasil membangun 61 bendungan, satu juta hektar jaringan irigasi baru, 3.867 km jalan nasional, 1.500 km jalan tol, 58 km jembatan, dan tujuh kawasan pengembangan perbatasan negara. Basuki juga berhasil membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) 25.366 liter/detik, akses sanitasi untuk 10,2 juta KK, perbaikan 32 ribu hektar kawasan kumuh, dan 4,79 juta unit rumah bersama pemda, BUMN, developer swasta, dan swadaya masyarakat.

Pada tahun 2018 untuk pertama kalinya target pembangunan rumah dalam gerakan pembangunan sejuta rumah juga dapat melampaui satu juta unit.

Kinerjanya yang selalu sukses dalam mengembangkan infrastruktur yang ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini membuktikan bahwa pencapaian yang dilakukan untuk membangun Indonesia berhasil. Basuki dapat implementasikan kinerja Nawacita Jokowi dengan baik yang berperan untuk kemajuan Infrastruktur dan Industri, maka tepat jika Basuki mendapatkan penghargaan dari ajang Nawacita Award 2022.

Tags

Terkini