artikel

Profil Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti, Penerbang Tempur Wanita Pertama di TNI AU

Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:42 WIB
Letnan Dua (Letda) Ajeng Tresna Dwi Wijayanti

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Letnan Dua (Letda) Ajeng Tresna Dwi Wijayanti menjadi salah satu prajurit TNI Angkatan Udara (AU) yang cukup diperhitungkan. Kendati kedinasannya bersama TNI AU terbilang belum lama, Ajeng telah membuat masyarakat Indonesia menaruh perhatian besar kepada dirinya.

Ajeng Tresna Dwi Wijayanti merupakan wanita kelahiran Jakarta, 25 September 1995. Sebelumnya, dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2018. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikannya ke sekolah Penerbang Terpadu dan lulus pada 2020. Setelah resmi dilantik menjadi penerbang tempur TNI AU, dia ditempatkan di Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Magetan yang mengoperasikan pesawat tempur T50i Golden Eagle.

Bagaimana tidak, perempuan kelahiran Jakarta, 25 September 1995 itu berhasil mencatatkan prestasi bahkan sejarah baru bagi keluarga besar Swa Bhuwana Paksa. Ya, Ajeng berhasil menorehkan tinta emas sebagai perempuan penerbang pesawat tempur pertama di Indonesia.

-


Dikutip dari pemberitaan Sindonews, putri pasangan Kolonel Sus Prayitno dan Wiwi Sundari ini menjelaskan alasannya memilih menjadi seorang penerbang pesawat tempur. Ajeng sendiri mengatakan bahwa dirinya sudah membulatkan tekad untuk menjadi seorang Fighter, karena sebelumnya para instruktur memberikan motivasi besar setelah melihat kemampuan fisik dan bakat yang dimilikinya.

Dalam sebuah kesempatan, Ajeng terlibat sebuah misi penerbangan yang diawasi langsung oleh Kepala Staf TNI AU saat itu, yaitu Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Penerbangan tersebut dipimpin Letkol Pnb Sunar Adi Wibowo dengan penerbang kedua Kapten Pnb Arie S. Andreas serta penerbang ketiga Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti.

Dalam misi tersebut, Ajeng disiapkan sebagai penerbang ketiga dan mendapat perhatian dari Kasau. Bahkan, sebelumnya Kasau bertanya kenapa Ajeng tidak dijadikan penerbang utama.

Setelah itu, Ajeng Tresna Dwi Wijayanti disiapkan menjadi penerbang utama saat kembali ke Lanud Halim Perdanakusuma. Sedangkan Letda Ajend bertugas sebagai copilot.

Tags

Terkini