advertorial

Kobarkan Semangat Baca, Bunda Literasi Wiwiek Hargono Resmikan Tiga Perpustakaan Mini di Kota Bekasi

Selasa, 15 September 2026 | 16:28 WIB
Wiwiek Hargono Tri Adhianto Bunda Literasi Kota Bekasi ketika prosesi pengguntingan pita tanda peresmian peluncuran perpustakaan mini di Kota Bekasi (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Bunda Literasi Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, secara resmi meluncurkan tiga perpustakaan mini sekaligus sebagai langkah strategis menumbuhkan minat baca dan mendekatkan akses pengetahuan hingga ke tingkat rukun warga pada Senin (14/9/2026).

Peresmian terpusat dipusatkan di Perpustakaan Mini RW 16 Mustikajaya. Dari lokasi tersebut, Wiwiek menandai beroperasinya tiga fasilitas literasi baru yang tersebar di wilayah Kota Bekasi, mencakup Perpustakaan Mini RW 16 Mustikajaya, Perpustakaan Mini RW 11 Jatisari, serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Koleci di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.

Langkah ini menegaskan komitmen Bunda Literasi Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto dalam membangun fondasi pendidikan berbasis komunitas.
 
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih: Prabowo Percayakan Tampuk Menteri Keuangan pada Suahasil Nazara
 
Kehadiran sarana ini dirancang untuk memotong jarak antara masyarakat dengan sumber bacaan, menciptakan ruang inklusif di mana buku dapat dijangkau dengan mudah oleh anak-anak hingga orang dewasa tepat di lingkungan tempat tinggal mereka.
 
Wiwiek Hargono Tri Adhianto Bunda Literasi Kota Bekasi. (Istimewa)

“Saya berharap hadirnya perpustakaan mini ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kota Bekasi. Bukan hanya untuk membaca, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berkarya, berbagi, dan bertumbuh bersama,” ujar Wiwiek Hargono Tri Adhianto.

Gerakan ini mengusung semangat utama “Baca Bukunya, Temukan Ilmunya, Kembangkan Potensinya”.
 
Baca Juga: Puncak Karier Sang Ekonom UI: Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
 
Pendekatan tersebut menempatkan perpustakaan mini bukan sekadar tempat penyimpanan buku atau ruang sunyi untuk membaca, melainkan sebagai pusat dinamika sosial, tempat warga mengasah keterampilan, mentransfer ilmu pengetahuan, dan menggali potensi diri untuk kesejahteraan bersama.
 
Salah satu perpustakaan mini yang diresmikan oleh Wiwiek Hargono Tri Adhianto Bunda Literasi Kota Bekasi (Istimewa)

Dalam kesempatan tersebut, Wiwiek turut memberikan penghargaan atas sinergi antarlembaga yang terjalin demi mewujudkan percepatan budaya literasi di wilayahnya. Kehadiran pemerintah daerah melalui dinas terkait dinilai menjadi kunci vital keberlanjutan program tersebut.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi yang terus mendukung penguatan budaya literasi. Kolaborasi seperti ini penting agar akses terhadap buku dan ruang belajar semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.
 
Baca Juga: Puncak Karier Sang Ekonom UI: Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Melalui peresmian tiga titik perpustakaan mini ini, akar gerakan literasi di Kota Bekasi diharapkan makin tertanam kuat dari tingkatan masyarakat paling dasar.
 
Inisiatif berkelanjutan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak lapisan warga, membangkitkan daya kritis, serta menjadikan kebiasaan membaca sebagai gaya hidup yang terus bertumbuh di seluruh penjuru Kota Bekasi.

Tags

Terkini