NAWACITAPOST.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pemkab setempat, Senin (17/8/2026). Di balik derap langkah presisi para pengibar bendera, prosesi yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen emosional saat jajaran pemerintah daerah memberi penghormatan setinggi-tingginya dan menyerap aspirasi para pejuang veteran.
Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., Ketua DPRD Pesawaran Ahmad Rico Julian yang bertugas membacakan teks Proklamasi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta barisan pelajar.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib. Bertindak selaku Komandan Upacara yaitu Lettu. Marinir Benny Muses Simanjuntak (Wadan Kompi B Yonif 7 Marinir), sedangkan posisi Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Ipda. Fara Eldiba, S.Tr.I.K. Prosesi pengibaran bendera dilaksanakan secara presisi oleh Paskibraka Pesawaran dengan susunan petugas: Emeraldu Lutfi Alfahri (pengerek), Siti Nur Ari Sahrani (pembawa baki), Fajri Hanan (pembentang), dan Rafi Ramadhan (pembawa bendera).
Seusai upacara, suasana khidmat berlanjut dengan kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama para pejuang kemerdekaan, veteran, anggota Pepabri, Warakawuri, serta Weredatama di Aula Pemkab Pesawaran. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pesawaran menyerahkan cinderamata dan bantuan sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan para pejuang bangsa.
Dalam arahannya, Bupati Nanda Indira menekankan pentingnya pemahaman sejarah bagi generasi muda. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan yang berat dan penuh pengorbanan.
"Anak muda zaman sekarang harus tahu bagaimana beratnya perjuangan masa lalu. Kita wajib meneladani semangat pantang menyerah mereka dan menghargai jerih payah para pejuang, baik dalam merebut kemerdekaan maupun dalam mempertahankannya," ujar Bupati Nanda Indira.
Lebih lanjut, Bupati memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah hingga tingkat desa untuk memastikan keberadaan para veteran terdata dengan baik dan mendapatkan perhatian yang layak.
"Saya meminta dan menginstruksikan agar setiap pejuang dan veteran dimuliakan oleh masyarakat. Mereka harus diperhatikan dengan baik. Jika ada di antara para veteran kita yang mengalami kesulitan, saya minta pihak desa harus cepat tanggap dan membantu," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa pemenuhan masa tua para pejuang kemerdekaan agar berjalan penuh martabat merupakan bagian dari kewajiban dan tanggung jawab moral seluruh jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat.
"Jangan sampai ada veteran di Kabupaten Pesawaran yang tidak diketahui oleh negara dan tidak mendapat perhatian yang layak. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk memastikan masa tua para pejuang berjalan dengan penuh martabat dan kesejahteraan," pungkasnya.(AMRULLOH)