NAWACITAPOST.COM — Laju transformasi digital di kawasan barat Indonesia kini mencapai puncaknya. PT PLN Batam resmi membuktikan taji sebagai "jantung utama" infrastruktur energi nasional setelah memutus kesepakatan raksasa bersama PT Altiva Identity Datacenter. Lewat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas fantastis 2 x 345 MVA, PLN Batam siap mengalirkan daya bagi kawasan data center megah seluas belasan hingga puluhan hektare di Nongsa.
Langkah ini bukan sekadar transaksi bisnis biasa, melainkan gebrakan strategis yang kian mengukuhkan posisi Batam sebagai raksasa ekonomi digital baru yang siap menantang dominasi kawasan regional.
Sinergi Raksasa Energi dan Teknologi
Langkah agresif ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam ex officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta jajaran petinggi BP Batam, Altiva Identity Datacenter, dan PLN Batam.
Baca Juga: Babak Baru Pertaruhan Mega Proyek MBG, Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN!
Amsakar menegaskan bahwa masuknya investasi teknologi skala global ini membuktikan betapa seksinya posisi geostrategis Batam.
“Batam merupakan daerah yang sangat representatif untuk pengembangan investasi berbasis teknologi. Lokasinya strategis, aksesibilitasnya terbuka, dan berhadapan langsung dengan salah satu pusat ekonomi utama di kawasan Asia,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, kesiapan penuh dari sisi keandalan energi yang dipasok oleh PLN Batam menjadi karpet merah bagi kemudahan perizinan yang disiapkan pemerintah.
“Apabila kebutuhan kelistrikannya telah dipersiapkan oleh PLN Batam, maka dari sisi perizinan dan dukungan lainnya kami juga siap mempercepat dan memudahkan apa yang dibutuhkan investor,” katanya.
PLN Batam: Fondasi Utama Raksasa Digital
Pihak PLN Batam menegaskan bahwa kepastian pasokan energi yang solid merupakan kunci utama di balik masuknya investor data center kelas dunia ke Batam. Lewat PJBTL ini, keandalan sistem kelistrikan kota ini kembali teruji secara mutlak.
“Melalui PJBTL ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan tenaga listrik bagi pengembangan PT Altiva Identity Datacenter. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi energi bagi pertumbuhan ekonomi digital di Batam,” ujar Direktur Utama PT PLN Batam.
Langkah ini sekaligus memperpanjang daftar portofolio mega-proyek yang ditangani PLN Batam. Kesiapan infrastruktur yang responsif dan fleksibel membuktikan bahwa Batam tak pernah ragu menyambut industri masa depan.
Baca Juga: Truk Wingbox Nyaris Dihantam KA Brantas Saat Dini Hari, Petugas Pos Diduga Ketiduran!
“Pesan kami kepada para investor sangat jelas. Batam siap menjadi tujuan investasi dan PLN Batam siap menjadi mitra energi yang andal untuk mendukung pertumbuhan tersebut,” tegasnya.
Fasilitas Raksasa 30 Hektare di Nongsa
Di sisi lain, proyek Altiva Datacenter yang berdiri di atas lahan awal seluas 11 hektare—dan diproyeksikan melejit hingga lebih dari 30 hektare—menjadi bukti nyata optimisme sektor swasta terhadap keandalan energi yang disediakan PLN Batam.
Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto, menyebut sinergi ini sebagai tonggak penting bagi kedaulatan digital Indonesia di tingkat Asia Tenggara.