teknologi

Akselerasi Transformasi Digital 2027, Diskominfostandi Kota Bekasi Tajamkan Strategi SPBE dan Keamanan Informasi

Kamis, 5 Maret 2026 | 16:45 WIB
Ilustrasi Diskominfostandi Kota Bekasi Tajamkan Strategi SPBE dan Keamanan Informasi (Ai)

NAWACITAPOST.COM — Dalam upaya memantapkan fondasi tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi menggelar Forum Perangkat Daerah guna menyusun Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027, di pusat kendali data, Command Center Kota Bekasi, Kamis (27/02/26).

Forum ini menjadi panggung strategis untuk mensinergikan visi digitalisasi dengan kebutuhan riil masyarakat. Kegiatan ini merupakan fase krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.

Tujuannya adalah memastikan setiap program yang dicanangkan oleh Diskominfostandi tidak berjalan secara parsial, melainkan selaras dengan prioritas pembangunan jangka menengah Kota Bekasi tahun 2027.

Baca Juga: Jaga Daya Beli Saat Ramadan, Wali Kota Bekasi Resmikan Pasar Murah Bersubsidi 2026

Fokus Strategis: Dari SPBE hingga Kedaulatan Data

Forum ini dihadiri oleh jajaran perwakilan perangkat daerah, pemangku kepentingan (stakeholders) sektor teknologi, serta unsur akademisi. Diskusi intensif dilakukan untuk membedah usulan-usulan program yang diproyeksikan menjadi motor penggerak efisiensi birokrasi, antara lain:

  • Penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE): Mengintegrasikan berbagai layanan publik ke dalam satu ekosistem digital yang kohesif guna memangkas prosedur birokrasi yang berbelit.
  • Optimalisasi Statistik Sektoral: Meningkatkan kualitas pengumpulan dan analisis data sebagai basis pengambilan kebijakan pemerintah yang berbasis bukti (evidence-based policy).
  • Peningkatan Keamanan Informasi dan Persandian: Memperketat proteksi infrastruktur digital pemerintah dari ancaman siber yang kian kompleks, guna menjamin kerahasiaan data negara dan privasi warga.
  • Diseminasi Informasi Publik: Mengembangkan kanal komunikasi yang lebih adaptif, transparan, dan akuntabel agar arus informasi pembangunan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa distorsi.

Membangun Ekosistem Digital yang Inklusif

Diskominfostandi menegaskan bahwa penyusunan Renja 2027 bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah komitmen untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan kebutuhan akan data yang cepat, Diskominfostandi memposisikan diri sebagai dirigen transformasi digital di Kota Bekasi.

Baca Juga: Perkuat Kepercayaan Publik, Diskominfo Depok Didorong Sajikan Informasi Berbasis Data dan Riset

“Seluruh masukan dan kritik konstruktif dari para peserta forum menjadi instrumen penting dalam penyempurnaan dokumen Renja. Kami ingin memastikan program yang lahir adalah program yang tepat sasaran, memiliki indikator kinerja yang jelas, dan memberikan dampak langsung (impactful) bagi kemudahan hidup warga Bekasi,” tulis pernyataan resmi dinas tersebut.

Kolaborasi Berlandaskan Nilai BerAKHLAK

Semangat kolaborasi lintas sektor menjadi ruh dalam pertemuan ini. Dengan mengadopsi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Diskominfostandi optimistis mampu menghadirkan inovasi yang berkelanjutan.

Target Utama Renja Diskominfostandi 2027:

  • Infrastruktur: Perluasan jaringan fiber optic hingga tingkat kelurahan.
  • Layanan Publik: Digitalisasi 100% layanan administratif dasar warga.
  • Keamanan Siber: Implementasi protokol kemanan informasi berstandar internasional.
  • Satu Data Bekasi: Integrasi data sektoral yang valid dan dapat diakses publik secara real-time.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Bekasi Kawal Perencanaan Strategis Diskopukm TA 2027

Melalui forum ini, Kota Bekasi kembali menegaskan langkahnya untuk menjadi kota pintar (Smart City) yang tidak hanya canggih secara infrastruktur, tetapi juga efektif secara tata kelola dan humanis secara pelayanan. Penyusunan Renja ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) bagi terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu beradaptasi dengan dinamika global.

Tags

Terkini