politik

Perjuangkan Kenaikan Honor Guru Ngaji, Pepep: Wujud Komitmen PPP Bagi Bangsa

Jumat, 25 Agustus 2023 | 19:14 WIB

Majalengka, NAWACITAPOST.COM- Dalam Rapat Paripurna DPR Dirgahayu Republik Indonesia ke 78, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa anggaran pendidikan tahun 2024 naik 19 persen dari pagu APBN 2023 sebesar Rp 552,1 triliun menjadi Rp 660,8 triliun di 2024.

Diketahui sebanyak Rp 15 triliun dialokasikan untuk Dana Abadi Pendidikan yang di dalamnya termasuk Dana Abadi Pesantren sebesar Rp 2 triliun.

Dana Abadi Pesantren ini merupakan amanah dari UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang aturan teknisnya melalui Perpres Nomor 82 tahun 2021.

Merespon hal itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saeful Hidayat mengapresiasi tinggi serta mendukung atas langkah pemerintah untuk meningkatkan belanja di sektor pendidikan, diantaranya ialah meningkatkan insentif guru ngaji.

Ditengah kegiatan Nahdlatul Ulama di Cirebon, Pepep mengungkapkan bahwa langkah yang telah diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan insentif peran guru ngaji suatu hal yang harus didukung bersama.

"Hari ini kan sedang dibahas di APBN, di mana ada peningkatan belanja sektor pendidikan (insentif guru ngaji), ya kita dukung lah," ujar Pepep Saeful Hidayat saat dikonfirmasi, Jumat (25/8/2023).

Diakui Ketua PPP Jabar, selama ini partainya terus berjuang agar kebijakan soal peningkatan insentif guru ngaji menjadi prioritas utama dari Pusat sampai tingkat daerah.

"Nah PPP menyuarakan dari pusat sampai ke daerah, agar bagaimana negara juga menyediakan belanja untuk insentif guru ngaji," tegas Pepep.

Seperti diketahui bersama, Dana Pendidikan itu juga termasuk yang ada di pos Kementerian Agama yang tahun 2024 mengalami kenaikan Rp 1,72 triliun dari pagu APBN 2023 menjadi Rp 72,1663 triliun.

"Dari sana itu, ada alokasi dana insentif pesantren dan Pendidikan keagamaan Islam (Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Qur'an) senilai Rp 50 miliar yang diperuntukkan bagi 20.000 orang guru ngaji," tandasnya.(Defri Ardiansyah).

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB