politik

'Pertempuran' Dua Eks Panglima TNI : Gatot Vs Andika di Pemilu 2024

Jumat, 21 Juli 2023 | 16:59 WIB
Dua Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) : Andika Perkasa dan Gatot Nurmantyo. Kolase.

NAWACITApost.com – Jenderal Gatot Nurmantyo menjabat Panglima TNI ke-19 selama 2 tahun lebih 5 bulan (8 Juli 2015 – 8 Desember 2017).
Saat pensiun atau purnawirawan, Gatot mencoba peruntukan sebagai Capres 2019. Dibentuklah organ relawan bernama Pro-1 (President Republic of Indonesia) mendukung mantan Panglima TNI tersebut sebagai calon Presiden 2019, pada April 2018. Hasilnya, Gatot gagal total menjadi Capres.
Setelah gagal total itu, Gatot bersama Din Syamsuddin dan kelompok yang anti Jokowi membentuk Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) pada 18 Agustus 2020 di tugu Proklamasi dengan berbagai tuntutan yang tak masuk akal.

Kini, kabarnya Gatot mencalonkan atau dicalonkan berpasangan dengan Bacapres Anies Baswedan sebagai Bacawapres. Kepedean Jenderal yang masih aktif beberapa bulan setelah tak menjabat Panglima TNI itu menjadi pendamping Anies, rupanya akan bertepuk sebelah tangan.
Pasalnya, bila masuk melalui koalisi perubahan. Harus dapat restu dan rekomendasi dari Demokrat dan PKS. Sementara pintu dari Gerindra dan PDIP, Gatot tak ada lagi tempat.
Hal berbeda dengan Panglima TNI ke-21 (17 November 2021 – 19 Desember 2022) Jenderal Andika Perkasa.

Saat masih menjabat Panglima TNI, Nasdem dalam Rakernas di bulan Juni 2022, memasukan Andika Perkasa sebagai salah satu dari 3 Bacapres, selain Anies dan Ganjar.

Hanya butuh waktu 7 bulan sebagai pensiunan tantara atau purnawirawan. Andika disapa Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputeri, saat ziarah ke makam Presiden pertama Soekarno di Blitar, 21 Juni 2023. Hanya berselang tiga (3) hari, 24 Juni 2023 di acara puncak haul Bung Karno di Stadion Utama Gelora Bung Karno, memakai batik merah berada bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dan Capres Ganjar Pranowo.

Puan Maharani pun berkomentar, bahwa Andika termasuk salah satu kandidat kuat Tim Pemenangan Ganjar. Bahkan dua hari (17 -18 Juli 2023) diundang PDIP sebagai narasumber untuk berbicara ke mesin partai (PDIP) strategi pemenangan Capres Ganjar.

Bahkan terkahir Puan dan Hasto, Andika bisa saja sebagai salah satu kandidat kuat pendamping Ganjar. Namun, keduanya sepakat bahwa keputusan untuk Cawapres ada ditangan Ketum PDIP Megawati.

Andika pun dalam wawancara diberbagai media, menyatakan siap ditugaskan dimanas saja, asal Ganjar Capresnya. Artinya menantu Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono ini telah bulat dan sepakat memilih Ganjar di Pilpres 2024.

Jadi, jika Panglima TNI ke -19 dan 21 bertempur. Bisa diprediksi Jenderal Gatot berada di kubu Anies yang kental dan identik dengan politik identitas, dan Jenderal Andika berada di kubu PDIP yang menyuarakan kemajemukan dan toleransi.

Tentunya, pertempuran dua eks Panglima TNI, tak akan menggunakan senjata. Melainkan menggunakan strategi dan siasat yang diatur dalam konstitusi pemilu.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB