politik

Berharap Baliho People Power Dicopot Gibran, Amien Rais Selevel Satpol PP

Jumat, 7 Juli 2023 | 00:25 WIB
Foto tangkapan layar chanel YouTube TV Berita Surakarta.

NAWACITApost.com – Seruan Amien Rais kepada rakyat Indonesia untuk melakukan people power alias menurunkan Presiden Jokowi, yang digaungkan dalam sebuah diskusi di Gedung Umat Islam Kartopuran, Solo, pada Minggu 11 Juni 2023, bertepuk sebelah tangan. Jangan seluruh rakyat Indonesia, warga Solo tak ada yang menyambutnya, hanya segelintir partainya bernama Ummat.

Bersama seruan itu, dipasanglah 32 baliho bertuliskan HUT Mega Bintang ke-26, Rakyat Bertanya Kapan People Power.

Dengan sigap dan berpijak pada Perda nomor 10 tahun 2015, Kepala Stapol Kota Solo, Arif Darmawan memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho tersebut.

Alasan Arif, atribut atau baliho tidak boleh dipasang di pohon, apalagi baliho itu kata-katanya meresahkan.

Pencopotan yang dilakukan Satpol PP hanya didiskusikan bersama Kesbangpol. Wali  Kota Solo Gibran tak ada di lokasi pencopotan baliho.

Padahal, Amien Rais berharap banyak, ketika balihonya dicopot, Gibran hadir. Upaya Amien Rais gagal total.

Gibran ketika ditanya awak media di kantornya, hanya mengatakan pencopotan baliho people power dilakukan pak Arif, dan mungkin dibawa angin yang keras.

Amien Rais memang berkali-kali, bukan hanya merongrong, tetapi ada keinginan kuat untuk menjatuhkan Presiden Jokowi dengan cara-cara inkonstitusional.

Yang jelas dan pasti, baliho seruan Amien Rais tak dilakukan Gibran, malah oleh Satpol PP. Berarti Amien Rais selevel Satpol PP.

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB