politik

Sekber Jokowi, Jeng Sammy Sebut Pentingnya Memperhatikan Geo Politik Dunia

Minggu, 18 Juni 2023 | 14:20 WIB
Jeng Sammy bicara soal Geo Politik Dunia

NAWACITAPOST.COM - Relawan Joko Widodo (Jokowi), Sekber Jokowi Nusantara, Bayutami Sammy Amalia atau disapa Jeng Sammy buka suara terkait geo politik dengan ketahanan negara jelang pemilu 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan Jeng Sammy saat menjadi narasumber di podcast Nawacita Politik akhir pekan lalu.

"Geo politik dunia saat ini adalah host control the world. Siapa yang kontrol dunia dan bagaimana cara dunia dunia bekerja," kata Jeng Sammy dikutip Nawacitapost.

Jeng Sammy memaparkan ada beberapa isu penting yang bisa berdampak kepada negara pada masa depan bangsa dan negara Indonesia.

"Saya melihat isu, bahwa Xin Jin Ping (presiden China) telah bertemu dengan lima tokoh asia yang telah terjadi konflik horizontal," ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa petinggi negara sudah punya dukungan seperti Abdul Fatah lebih kearah Amerika Serikat. Sedangkan Dagaluh condong ke Rusia.

Tapi, Jeng Sammy memperhatikan China lebih bermain aman dan cantik dengan berada di Sudan. Oleh karena itu, ia mengatakan Amerika dalam keadaan terkepung.

"Joe Biden dengan Papua Nugini. Nah, disana ada 18 proyek besar yang dibangun. Jadi, Amerika Serikat tercekam dengan kondisi kekuatan Tiongkok," kata Jeng Sammy.

Dengan kondisi seperti ini, Jeng Sammy mengatakan bahwa Indonesia harus lebih hati hati dalam mengambil keputusan dan kebijakan.

"Jadi, kita harus aware peta geo politik. Indonesia itu harus main cantik, powernya tenaga nuklir dan efek getar luar biasa," katanya.

Selanjutnya, Jeng Sammy menjelaskan pentingnya pemikiran geo politik untuk menghadapi tatanan dunia. Apalagi, pada tahun mendatang akan ada isu krisis pangan sendunia.

"Kita punya tujuan 4 negara besar dunia, peta yang dijabarkan itu, isu yang sudah tahu dan isu climete war chnage, krisis pangan sedunia," ucapnya.

"Dari geo politik itu, jadi harus hati hati untuk ambil keputusan jadi jangan fanatik buta. beban 2024 itu lebih berat dari sebelumnya," ungkap Jeng Sammy. (***)

Tags

Terkini