politik

Prof Fakhili Gulo: Berharap Yasonna Laoly Dan Marinus Gea Menindaklanjuti Pemekaran KEPNI

Sabtu, 20 Mei 2023 | 15:02 WIB
Prof Fakhili Gulo Guru Besar Universitas Sriwijaya dan mantan Sekretaris Daerah Nias Barat (kanan). Foto Kolase

Jakarta, NAWACITAPOST.com – Podcast Nawacita Politik TV dalam acara Sekaranglah Waktunya dengan topik Mungkinkah Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias Terwujud 2024? yang menghadirkan tiga (3) narasumber ; Agustus Gea, Anton Antono Zagoto, dan Barugamuri Dachi, yang dipandu Otoli Zebua, belum lama berselang.

Baca Juga : Sejarah Terbentuknya BPP Provinsi Kepulauan Nias Diseminarkan


Ketiga Narasumber yang hadir di Podcast tersebut punya harapan besar Kepulauan Nias (Kepni) menjadi Provinsi bukan hanya sebuah impian, bukan juga mungkin tetapi harus menjadi kenyataan setelah 2024.

Baca Juga : Pembentukan Provinsi Kepni, Ketum Fornisel Bahagaia Dachi: Mendukung Marinus Gea Menjadi Ketua Umum BPP-PKN


Selain pernah diseminarkan, disidangkan pada paripurna DPR RI 2010, hanya tinggal ketuk palu yang belum terjadi. Kemudian ditindaklanjuti dengan membentuk Badan Persiapan Pembentukan - Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN).

Terkait Seminar Nasional pada 24 September 2011 bertajuk “Kesiapan Kepulauan Nias Menjadi Provinsi” yang dilaksanakan DPP HIMNI era Agustus Gea, maka ditindaklanjuti dengan membentuk Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPPPKN). Pada 18 Februari 2012 di gedung juang 45, Jakarta dilakukan pelantikan BPPPKN dengan Ketua BPPPKN berpusat di Gunungsitoli Firman Harefa (Alm), Ketua Perwakilan BPP-PKN Medan dan Jakarta Saroziduhu Zebua.

Terkait sidang paripurna DPR RI berdasar pada UU pembentukan sebuah Provinsi dan Kepni memenuhi syarat tersebut, yaitu 3 T (Terluar, Termiskin, dan Terpencil) punya 4 Kabupaten dan 1 Kota, serta berpenduduk  lebih dari 850.000 jiwa (tahun 2022), dengan APBD di Nias Selatan saja lebih dari 1,2 triliun rupiah, dan bila digabung dengan 3 kabupaten dan 1 kota APBD -nya bisa lebih besar.

Syarat tambahan lainnya, apabila pada pileg 2024, Dapil Sumut 2, caleg asal Kepni berada di Senayan, maka kekuatan lobi dan suara Kepni menjadi Provinsi, ketuk palu hanya sebuah waktu yang tertunda

Sebelum dilantik BPPPKN, sejumlah tokoh Nias dari berbagai Ormas termasuk HIMNI telah melakukan pertemuan dengan Komisi II DPR RI. Hasil dari pertemuan tersebut, dibawa ke sidang paripurna.

Untuk menghidupkan kembali Kepni menjadi Provinsi sebelum 2024, maka BPP-PKN perlu dioptimalkan kembali secara structural dan fungsi.

Terkait ini, Ketua Umum Forum Nias Selatan (Fornisel) Bahagia Dachi, setelah menyaksikan tayangan Podcast Nawacita Politik TV dengan ketiga narasumber,  kepada Nawacitapost.com, Rabu (17/5/2023) mendukung penuh Marinus Gea menjadi Ketua Umum BPP-PKN.

Alasannya, karena Marinus Gea selain hampir 10 tahun di DPR RI, juga mengerti dan sudah paham tentang lobi dan mekanisme sidang paripurna. Sehingga bagi Marinus Gea tak sulit untuk melakukannya. Persoalannya Marinus Gea harus punya pijakan atau legal standing dalam menyuarakan hal tersebut. Maka dukungan dari berbagai elemen ormas Nias, dan masyarakat Kepni menjadi modal melangkah kea rah yang tepat, tegas Bahagia Dachi.

Soal pemekaran itu penting sekali untuk kemajuan Nias. Saya sangat berharap pada Pak Yasonna dan Marinus untuk menindaklanjuti. Mereka punya akses dan kapabilitas untuk itu,” jelas Prof Fakhili Gulo Guru Besar Universitas Sriwijaya dan mantan Sekretaris Daerah Nias Barat

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB