politik

Yasonna Laoly Dampingi Pertemuan Ketum PDIP dan Plt Ketum PPP

Minggu, 30 April 2023 | 23:18 WIB
Yasonna Laoly turut hadir dalam pertemuan PDIP dan PPP

NAWACITAPOST.COM - Menkumham Yasonna Laoly turut mendampingi pertemuan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Plt Mardiono.

Pertemuan yang berlangsung di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2023). Yasonna Laoly juga menyaksikan momentum ketika Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto membuka pertemuan khusus untuk membahas kerjasama kedua partai politik tersebut.

Pada kesempatan itu, turut hadir para petinggi PDIP seperti eks Sekjen Pranomo Anung, Bendahara Umum Olly Dondokambey, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto, dan sejumlah Ketua DPP Komarudin Watubun, Ahmad Basarah, Said Abdullah, Utut Adianto, dan Wasekjen Arief Wibowo.

-
Yasonna Laoly turut hadir dalam pertemuan PDIP dan PPP

Sedangkan petinggi PPP juga turut hadir antara lain Sekjen PPP Arwani Thomafi, Ketua Fraksi PPP di DPR Amir Uskara, Ketua Majelis Pertimbangan Muhammad Romahurmuziy, Ketua DPP Mayjen TNI (purn) Neno Hamriono, Ketua Mahkamah Partai Ade Irfan Pulungan, Ketum Angkatan Muda Kakbah Rendhika D Harsono, dan Waketum Ermalena Muslim, Ketua Majelis Kehormatan Zarkasih Nur, Ketua Majelis Syariah Mustofa Aqil Siradj, dan Ketua Majelis Pakar Prof Prijono Tjiptoheriyanto.

Pertemuan yang diawali dengan menyanyinkan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mars kedua partai politik yakni PDIP dan PPP. Serta membacakan teks Pancasila.

Pada pertemuan itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan pantun saat menerima kunjungan pengurus PPP, ia mengatakan bahwa kedua parpol ini memang punya hubungan dekat yakni berlokasi di satu wilayah serta sejarahnya.

"Antara PPP dan PDIP begitu dekat, bukan hanya lokasinya yang bertetangga Diponegoro, Menteng ini. Dari sejarah kelahirannya PPP ini lahir pada tanggal 5 Januari 1973 sementara PDIP 10 Januari 73. Jadi PPP ini saudara tua kita, 5 hari lebih tua dari PDIP," kata Hasto Kristiyanto.

Selanjutnya, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pengukuhan kerjasama politik ini bertujuan untuk memperkuat sistem presidential untuk membangun Indonesia maju.

"Jadi luar biasa, karena itulah seizin Ibu Mega pertemuan untuk mengukuhkan kerja sama partai politik dalam rangka penguatan sistem presidensial ini mohon izin untuk dibuka, terima kasih," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengeluarkan sebuah pantun untuk kedua partai politik yang menjalin kerjasama. Ia mengatakan bahwa PDIP dan PPP itu akan mencerahkan dan mensejahterahkan rakyat.

"Buah semangka hijau isinya merah. Rasanya manis bikin semua cerah. Kerja sama kedua partai ini membawa amanah. Bagi Indonesia maju dan rakyat menuai berkah," ucap Hasto Kristiyanto. (****)

 

 

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB