Jakarta, NAWACITApost.com - Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Pimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Saiful Huda Ems (SHE) mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedang super galau tingkat tinggi. Ia tak bisa lagi mengendalikan diri sehingga wibawanya runtuh karena menuding secara membabi buta kepada kubu Moeldoko.
"Sruktur kepengurusan DPP Partai Demokrat Pimpinan AHY yang lebih menyerupai kartu anggota keluarga karena pucuk-pucuk pimpinan strategis partainya yang dikuasai keluarga Cikeas, sudah bertahun-tahun ini ditertawakan oleh masyarakat luas hingga musnah wibawanya," kata SHE, di Jakarta, Sabtu (15/4/2023).
Apalagi ditambah dengan keluarnya berbondong-bondong para pengurus dan pendiri partai yang merasa dikhianati oleh Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, serta dengan keluarnya Anas Urbaningrum (AU) dari Lapas Sukamiskin, telah membuat ledakan dahsyat politik yang menghancur luluhkan benteng pembegalan Partai Cikeas.
"Lalu bagaimana mungkin AHY dan loyalis-loyalisnya tidak super galau menghadapi ini semua? Itu baru bicara soal ancaman manuver politik dari kubu Pak Moeldoko dan Anas, bagaimana dengan menghadapi amukan kader-kader Partai Demokrat di daerah-daerah nantinya yang sudah mulai diperas oleh DPP Partai Demokrat pimpinan AHY? Sudah dengar sendiri kan, bagaimana para Caleg dimintain setor ke DPP Partai Demokrat pimpinan AHY sampai ratusan juta perorang?" urai SHE.
Padahal, imbuh SHE, Partai Politik itu sendiri sudah didanai miliaran rupiah oleh Pemerintah. Seharusnya SBY, AHY, dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) lebih fokus mencari kader-kader terbaiknya untuk diorbitkan dengan menjadikannya calon legislatif (caleg).
"Dan bukanya malah kader-kadernya diperas untuk setor ratusan juta ke DPP Partai Demokrat Pimpinan AHY, yang malah akan menjadikan kemarahan mereka meletus dimana-mana. Jadi mana mungkin AHY dan para penyembah bapaknya tidak super galau dan menjadi semakin irasional?" tandas SHE.