politik

Bungkam Effendy Choirie, Saiful Huda: Dia Provokator Ulung

Kamis, 6 April 2023 | 12:14 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Kongres Luar Biasa (KLB) Pimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko Saiful Huda Ems menuding balik politisi Partai Nasdem Effendy Choirie atau Gus Choi sebagai provokator ulung. Pasalnya, pernyataan Gus Choi yang menyebut oknum Istana terus melakukan gerakan jahat dengan merusak demokrasi, menurut Saiful hanya dilandasi ketidaksukaannya terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Effendy Choirie ini memang provokator ulung yang kelihatannya sedang bekerja untuk menjauhkan Nasdem dari Pemerintahan Jokowi," kata Saiful, di Jakarta, Kamis (6/4/2023).

Saiful melanjutkan, pernyataan Gus Choi itu jelas mengada-ada dan terlihat benar-benar tidak tau masalah yang sebenarnya. Sebab, konflik internal atau dualisme kepemimpinan Partai Demokrat sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Konflik Partai Demokrat berakhir dengan dilaksanakannya Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang pada 5 Maret 2021, dengan sebelumnya terlebih dahulu mendemisionerkan kepengurusan DPP Partai Demokrat yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ketidak-sukaan Effendy Choirie yang cukup lama dengan Pemerintahan Jokowi, menjadikanhnya terus mengarahkan plototan matanya ke Pemerintahan Jokowi, hingga jika ada hal apapun saja yang datang dari pejabat Pemerintahan Jokowi selalu diwaspadai dan ditolaknya," kata Saiful.

Gus Choi, kata Saiful, sedang dikuasai pikiran negatif hingga tidak bisa membedakan mana Moeldoko yang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan sebagai warga negara dengan hak politik. Menurut Saiful, mencampur adukkan Moeldoko sebagai pejabat pemerintah dan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, merupakan suatu kekeliruan besar yang mencerminkan ketidak tauan dan ketidak dewasaannya dalam politik dan berpolitik.

Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) oleh DPP Partai Demokrat KLB, imbuh Gus Choi, merupakan hak konstitusional yang dilindungi oleh undang-undang. "Mempersoalkan PK yang diajukan oleh DPP Partai Demokrat KLB, terlebih menuduhnya sebagai intervensi pemerintah yang ingin menjegal pencapresan Anies Baswedan dan ingin membubarkan Koalisi Perubahan Persatuan yang digagas oleh Nasdem, Partai Demokrat versi Cikeas dan PKS, merupakan bentuk akumulasi kedengkian politik Effendy Choirie pada Pemerintahan Jokowi yang sempurna dan sangat terkesan mengada-ada," Saiful.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB