Jakarta, NAWACITApost.com - Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuding Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ingin mengambil Partai Demokrat melalui peninjauan kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA). Terkait hal itu, Moeldoko menegaskan tak tahu menahu.
"Ora ngerti (tidak tahu) aku. Ora ngerti," kata Moeldoko kepada wartawan di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023)).
Soal bukti baru (novum) yang disebut AHY jadi dasar kubu Moeldoko mengajukan PK ke MK, eks Panglima TNI itu juga enggan berbicara. "Ora ngerti aku urusannya," tegasnya.
Terkait dengan AHY yang akan melakukan perlawanan dengan mengajukan kontra memori, Moeldoko mengaku tidak masalah. "Terserah saja," jawabnya singkat.
Sebelumnya, AHY mengatakan PK adalah upaya terakhir untuk menguji putusan kasasi MA dengan nomor perkara 487 K/TUN 2002 yang telah diputus pada tanggal 29 September 2022. AHY menyebut, alasan Moeldoko mengajukan PK adalah karena telah menemukan empat novum atau bukti baru.
Namun, AHY menilai apa yang diklaim Moeldoko bukanlah bukti baru. Sehingga, AHY meyakini akan memenangkan PK tersebut.