politik

Komentari Pidato AHY, Ketum ASM: Angka Korupsi Era SBY Sangat Tinggi

Sabtu, 18 Maret 2023 | 09:30 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Ketua Umum Aliansi Simpatisan Moeldoko (ASM) Richard Y Bryant angkat suara soal pidato politik Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, AHY harus berkaca sebelum mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mulai dari utang yang menumpuk hingga kegagalan food estate.

Richard mengatakan, AHY harus melihat pencapaian kinerja pemerintahan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selama 10 tahun berkuasa, kata Richard, meninggalkan jejak tindak pidana korupsi yang sangat tinggi.

Bahkan, sambung dia, korupsi tersebut melibatkan sejumlah kader partai berlambang mercy. Selain itu, sejumlah mega proyek juga mangkrak pembangunannya, padahal menggunakan uang rakyat.

"Jadi, penilaian AHY terhadap sejumlah program Jokowi-Ma’ruf dalam pidato politiknya adalah penilaian yang gagal," kata Richard, dikutip Sabtu (18/3/2023).

Richard lantas membandingkan dengan kinerja Pemerintahan Jokowi, yang dinilai sangat positif oleh mayoritas rakyat masyarakat. Di bawah kepemimpinan Jokowi, Indonesia mampu bertahan ketika pandemi Covid-19 menyerang seluruh dunia. Bahkan, perekonomian bisa tumbuh, pembangunan sejumlah infrastruktur juga berjalan dengan sangat baik.

"Ketika berkaca dari kegagalan pemerintahan SBY dan kaderisasi Partai Demokrat dalam tirani oligarki Cikeas untuk menguasai parpol," kata dia.

Dia kemudian mencontohkan kegagalan nyata di era kepemimpinan SBY, yaitu mangkraknya proyek Hambalang, di Bogor, Jawa Barat. Kegagalan tersebut membuat penilaian masyarakat terkait penanganan proyek mangkrak sangat buruk.

Kemudian, elite Partai Demokrat yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ketika itu, Andi Mallaranggeng serta Ketua Umum PD Anas Urbaningrum menjadi terpidana korupsi. Demikian juga sejumlah elite Partai Demokrat lainnya, juga ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi.

Lebih lanjut, Richard mencontohkan program stabilisasi sektor perbankan. Misalnya, penanganan Bank Century yang berujung pada kerugian negara. "Saya kira proyek Hambalang dan Bank Century ini harus diusut tuntas," kata dia.

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB