NAWACITAPOST.COM - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Adies Kadir, menegaskan bahwa penunjukan kader Golkar untuk menjabat sebagai Ketua DPRD di berbagai daerah, termasuk Papua Barat Daya (PBD), telah dilakukan dengan kualifikasi yang tepat. Sebagai partai pemenang pemilu legislatif di PBD, Golkar menetapkan Henry A.G. Wairara untuk menduduki jabatan tersebut.
Penetapan Henry A.G. Wairara sebagai Ketua DPRD Papua Barat Daya dituangkan dalam Surat Keputusan DPP Golkar dengan nomor: B-447/DPP/GOLKAR/2024 tentang Penetapan Pimpinan DPR Provinsi Papua Barat Daya Periode 2024-2029.
Waketum Partai Golkar, Adies Kadir, menegaskan bahwa penunjukan ini sudah tepat karna menilai Henry adalah merupakan putra asli papua.
“Saya rasa sudah tepat Pak Ketum Bahlil dan DPP Partai Golkar menunjuk Saudara Henry Wairara sebagai Ketua DPRD Provinsi Papua Barat Daya. Selain merupakan kader Golkar tulen dan asli anak Papua, Henry juga sudah banyak berkontribusi untuk Partai Golkar,” kata Adies Kadir dalam keterangannya Senin,(9/12).
Adies membantah tuduhan bahwa Henry adalah kader yang tidak loyal. Menurutnya, penunjukan kader untuk posisi strategis seperti ini selalu melalui pertimbangan matang oleh DPP Partai Golkar.
“Setahu saya, beliau sangat loyal, tidak ada kubu-kubu, tegak lurus terhadap arahan Ketua Umum, dan selalu mendedikasikan dirinya untuk kepentingan partai. Bahkan, seluruh keluarganya, setahu saya, juga merupakan pejuang Partai Golkar,” tegasnya.
DPP Golkar tidak hanya menunjuk Henry untuk memimpin DPRD Papua Barat Daya tetapi juga mengimbau semua kadernya agar mematuhi keputusan partai. Ia meminta kader yang telah ditunjuk segera bekerja maksimal demi kemajuan Partai Golkar di daerah masing-masing.
“Selamat berkarya, Pak Henry. Teruslah bekerja demi kejayaan Partai Golkar di Papua Barat Daya,” tutup Adies.
Penugasan ini merupakan bagian dari strategi Golkar untuk memperkuat kepemimpinan di tingkat daerah sekaligus membuktikan komitmen partai terhadap pengembangan kaderisasi yang berbasis pada dedikasi dan kontribusi nyata.
Sebagai Ketua DPRD Papua Barat Daya, Henry diharapkan dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memastikan program-program Golkar berjalan sesuai visi dan misi partai.
Dalam penetapannya, DPP Golkar mempertimbangkan rekam jejak Henry sebagai kader Golkar yang telah menunjukkan loyalitas serta dedikasinya selama bertahun-tahun. Hal ini dianggap penting dalam menghadapi tantangan politik di Papua Barat Daya yang memerlukan pemimpin berintegritas, memahami kebutuhan lokal, serta memiliki keberpihakan pada masyarakat Papua.
Penunjukan ini juga menunjukkan bahwa Golkar memberikan perhatian serius terhadap peran putra daerah dalam posisi strategis. Henry, sebagai putra asli Papua, diharapkan dapat membawa nilai-nilai kearifan lokal dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD Papua Barat Daya. Hal ini sejalan dengan komitmen Golkar untuk memberikan peluang kepada kader lokal yang memiliki potensi besar dalam memimpin daerahnya.
Dengan posisi barunya, Henry diharapkan mampu menjaga stabilitas politik di Papua Barat Daya, memperkuat hubungan antara legislatif dan eksekutif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang diinisiasi oleh Golkar.