politik

Camat Kertajati Diduga Dukung Salah Satu Paslon, BKPSDM Serahkan ke Bawaslu Majalengka

Jumat, 22 November 2024 | 15:52 WIB
Camat Kertajati, Rizky Ginanjar Satyagraha, tengah berfoto bersama sejumlah orang dengan mengangkat tangan membentuk simbol jari satu, viral di media sosial, terutama di TikTok

Majalengka, NAWACITAPOST.COM – Tengah viral video dan foto yang menunjukkan Camat Kertajati, Rizky Ginanjar Satyagraha, tengah berfoto bersama sejumlah orang dengan mengangkat tangan membentuk simbol jari satu, viral di media sosial, terutama di TikTok.

Simbol jari yang acungkan itu diduga mengarah pada salah satu pasangan calon (paslon) di Pilkada Majalengka 2024. Foto tersebut diunggah oleh akun TikTok @dewi.nur.alam0 pada Rabu, 20 November 2024, dan telah ditonton lebih dari 2.300 kali.

Dalam foto itu, Rizky terlihat berdiri di tengah mengenakan kemeja putih berdiri di tengah sekelompok orang yang berdiri dalam 15 orang yang sedang berkumpul tersebut.

Saat dikonfirmasi, baik melalui pesan maupun telepon WhatsApp, Rizky tidak memberikan respons, dan nomor teleponnya tidak dapat dihubungi.

Saat dikonfirmasi melalui Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan masalah ini kepada Bawaslu Majalengka untuk ditindaklanjuti.

"Bila sudah memasuki tahapan, prosedurnya melalui Bawaslu. Ada tim di Bawaslu yang akan mengkajinya," ujar Gatot Sulaeman, Jumat (22/11/2024).

Saat dikonfirmasi, Dia menambahkan jika ditemukan pelanggaran terkait netralitas ASN, Bawaslu akan melaporkan ke BKN, yang nantinya akan memberikan pertimbangan kepada PPK (bupati) mengenai sanksi disiplin yang diterapkan.

"Bila memenuhi unsur melanggar netralitas disampaikan ke BKN. Nanti BKN yg memberikan pertimbangan kepada PPK (bupati) tentang hukdis (hukuman disiplinnya) nya," jelasnya.

Kepala Dinas Kominfo itupun mengungkapkan bahwa sebagai bentuk komitmen menjaga netralitas ASN, Pemkab Majalengka juga selalu mengingatkan untuk tidak terlibat dalam penggunaan simbol-simbol yang berkaitan dengan paslon tertentu dalam Pilkada Majalengka, baik Pilbup maupun Pulgub.

"Ini bagian dari pengaturan netralitas ASN dan Majalengka Anteng," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB