politik

Upaya Preventif Saat Pelaksanaan Putungsura, KPU Lakukan Simulasi Pencoblosan

Minggu, 17 November 2024 | 12:47 WIB
Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni saat meninjau panitia ditengah pelaksanaan simulasi Putungsura

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Jelang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan surat suara (Putungsura) pada Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 yang akan dilakukan pada tanggal 27 November mendatang, KPU secara serentak melakukan simulasi Putungsura.

Seperti yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majalengka yang berlokasi di kantor desa Kertawinangun Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka sebagai upaya pencegahan terjadinya kendala pada saat pelaksanaan nanti.

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni, dia mengatakan bahwa kegiatan simulasi putungsura sebagai upaya preventif menghadapi kendala yang kerap terjadi saat pelaksanaan tersebut.

"Hari ini melakukan simulasi ya, kami minta memang di 27 Kabupaten Kota untuk melakukan simulasi sebagai bentuk preventif, kita untuk mengetahui, memitigasi kendala-kendala pada hari pelaksanaan," ungkap Ummi Wahyuni, Minggu (17/11/2024).

Disinggung soal kendala yang dihadapi sampai saat ini, Ketua KPU Jabar mengakui pihaknya tengah konsentrasi pada tahapan kampanye yakni kegiatan debat bagi para Paslon.

"Iya, hari ini kita tidak konsentrasi pada kendala ya, hari ini kan tahapan yang kita lakukan adalah karena sekarang konsentrasinya di salah satu metode kampanye adalah debat," ujarnya .

Ditengah kegiatan simulasi Putungsura, dia mengatakan bahwa pelaksanaan Putungsura pada Pilkada tahun 2024 ini akan berjalan lancar dan dipastikan akan lebih efektif waktunya.

"Saya belum melihat ini ya, tapi kalau dilihat dari hari ini kan kita cuma pastinya akan lebih singkat waktunya dibandingkan dengan pemilu. Karena surat suaranya kan hanya dua. Jadi saya pikir enggak ya, dengan jumlah pemilih 2 kali lipat dengan pemilu kemarin, waktunya pasti akan cukup sampai jam 13.00 WIB," imbuhnya.

Tak hanya itu, mantan KPU Bogor itu menjelaskan bahwa KPU Jabar tengah melakukan distribusi logistik di 27 Kabupaten Kota se - Jawa Barat.

"Kemudian kedua adalah distribusi logistik, kami ingin memastikan H- 10 paling telat, distribusi logistik itu sudah berada di wilayah teman-teman di 27 Kabupaten Kota, H- 7 di PPK, H-5 itu di Desa, kemudian H- 1 sudah sampai ke TPS masing-masingnya," jelasnya.

Terkait mitigasi bencana pada saat pelaksanaan, Ummi menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan beberapa stakeholder untuk pemetaan wilayah rawan bencana.

"Iya, hari ini kita juga sudah berkoordinasi dengan BPBD wilayah tingkatan provinsi dan meminta teman-teman BPBD untuk tingkatan provinsi juga melakukan koordinasi dengan teman-teman di 27 Kabupaten Kota," tegasnya.

Upaya itu dia lakukan, sebagai Percepatan penanganan wilayah Kabupaten Kota yang rawan bencana, terlebih ummi menyampaikan pada saat pelaksanaan pencoblosan sudah memasuki musim hujan.

"Karena kita tahu 27 November itu adalah puncak-puncak nya hujan, sebenarnya gitu ya, kalau kita lihat 2 tahun kebelakang ini kan pas pada saat musim hujan," ucapnya.

Halaman:

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB