Jakarta, NAWACITAPOST. COM – Pernah menjadi anggota DPR RI atau Parlemen Senayan diawal reformasi. 3 bahkan 4 jabatan Menteri pernah diembannya di era dua Presiden.
Baca Juga : PDIP Buka Peluang Mahfud MD Jadi Capres 2024?
Saat Gus Dur menjadi Presiden RI ke-4. Mahfud MD diangkat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), terus Menteri Kehakiman dan HAM, Ketua Mahkamah Konstitusi, dan era Presiden Jokowi, dipercaya menjadi Menkopolhukam.
Walaupun bertugas di negara dengan sederet posisi penting di republik ini, suami dari Zaizatoen Nihajati tetap menggaungkan pertahanan dan keamanan kepada setiap rakyat Indonesia, terutama komunitas kampus, dimana Mahfud DNA-nya berasal dari dunia kampus atau akademisi, yang tegak lurus pada nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
Kepercayaan yang diberikan Gus Dur, sebagai Menhan, itulah yang diberi kepercayaan lebih oleh Presiden Jokowi sebagai Menkopolhukam yang mengkoordinir, Menhan, Menteri Hukum dan HAM, Kapolri, Panglima TNI, Mendagri, dan lembaga tinggi negara lainnya yang terkait.
Hasilnya, apa yang dikoordinir oleh ayah dari Mohammad Ikhwan Zain, Vina Amalia, dan Royhan Akbar mampu dilaksanakan dengan baik dan sempurna.
Dosen Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (1984 – sekarang), dalam dirinya ada nilai-nilai Gus Dur, yang salah satunya menjaga pertahanan dan keamanan Indonesia, dalam bingkai perdamaian.
Maka, sangat tepat, tim Juri Nasional memberikan penghargaan Nawacita Award kepada penulis buku GUSDUR Islam, Politik dan Kebangsaan (Penerbit LKIS: 2010), yang akan dihelat pada Jumat, 28 Oktober 2022.