politik

Awali Reses di Sukomanunggal, Dyah Katarina Paparkan Capaiannya

Rabu, 12 Oktober 2022 | 23:31 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Mengawali masa reses sidang ke IV persidangan ke I tahun anggaran 2022, Anggota DPRD Surabaya, Dyah Katarina menjaring aspirasi masyarakat melalui pengurus PDI Perjuangan kecamatan Sukomanunggal, di balai RT01 RW03 kelurahan Sinomulyo, Rabu 12 Oktober 2022, malam.

Didampingi staf ahli Fraksi PDIP DPRD Surabaya Achmad Hidayat, anggota komisi D ini berupaya menggali ide, saran, kritik serta keluhan masyarakat melalui jajaran pengurus PAC, Ranting serta Anak Ranting se-kecamatan Sukomanunggal.

-


Membuka acara, Triarso ketua PAC PDI Perjuangan Surabaya mengaku bangga wilayahnya disambangi ibu Dyah Katarina untuk melakukan konsolidasi sekaligus reses anggota DPRD Surabaya.

"Kedekatan antara bu Dyah Katarina dan kader dapat menjadi contoh bagi yang lain," Ucap Triarso.

"Disinilah kita dapat berkoordinasi dengan baik dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat ataupun mengkonsolidasikan program-program pemenangan Partai kedepan," Tegasnya

Tahun 2024, menurut Cak Kabel panggilan Triarso merupakan momen yang baik untuk PDI Perjuangan membuat Hattrick kemenangan.

"Ini sesuai pesan ketua umum PDI Perjuangan ibu Megawati Sukarnoputri Putri," Tandasnya.

Di pokok acara reses, Dyah Katarina ini memaparkan apa yang sudah dikerjakannya selama duduk di Komisi D.

Sesuai dengan bidangnya Sosial dan pendidikan, Dewan cantik yang karib di sapa bunda DK ini mengaku sudah berjuang untuk para bunda PAUD.

"Hasil perjuangan anggota Fraksi PDI yang ada di komisi D, salah satunya adalah usulan 863 unit komputer atau laptop untuk Pos PAUD se-Surabaya," ungkap istri mantan Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono ini.

"Harapannya, para Kader di Sukomanunggal dapat bersinergi, baik dengan Fraksi di DPRD maupun jajaran Pemkot Surabaya di tingkat kecamatan, menggali permasalahan di masyarakat untuk kami carikan solusinya," ucapnya.

Melengkapi paparan anggota DPRD, Achmad Hidayat staf Fraksi menerangkan bahwa 15 anggota DPRD dari PDIP sudah berupaya maksimal mewakili masyarakat. Baik menjalankan tugas dan fungsinya, maupun melakukan pendampingan kepada warga yang membutuhkan.

Mengutip arahan ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, Achmad mengajak seluruh kader agar mengesampingkan urusan Capres.

"Para kader harus fokus mendampingi masyarakat, dalam urusan kesehatan, ketahanan pangan, adminduk, dll," tegas Achmad.

Kalau ada ruang terbuka yang tidak terpakai, wakil sekretaris DPC PDIP Surabaya ini meminta para kader bisa memanfaatkannya, seperti dibuat pertanian kota untuk perkuatan ketahanan pangan. "Bibitnya tinggal minta ke dinas Pertanian, pasti difasilitasi," ujarnya.

Dengan keterbatasan SDM, Kader PDIP juga diharapkan jeli terhadap kebutuhan warga seperti PJU, CCTV maupun fasilitas umum yang lain.

"Kalau dibutuhkan, hal-hal tersebut dapat diusulkan baik melalui musrenbang, melalui Dewan atau langsung ke Pemerintah," sambungnya. Saat ini PDIP adalah partai pemerintah, karena mulai dari Walikota bersama Wakilnya, serta sebagian besar anggota Dewan adalah dari PDI Perjuangan.

Pada kesempatan itu Achmad Hidayat juga membangkitkan semangat para kader. "Kita harus bangga menjadi kader apalagi kader PDI Perjuangan. Meski tugasnya berat tapi saya yakin ada kepuasan saat kita membantu masyarakat," tandasnya. (BNW)

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB