politik

Soal Angka Kematian Ibu melahirkan Menjadi Sorotan, Paslon No Dua Siapkan Puskesmas Nganjang Kaimah

Jumat, 1 November 2024 | 15:59 WIB
Paslon No dua Karna Sobahi-Koko Suyoko menyampaikan bahwa melalui pendidikan kesehatan bagi ibu hamil pra dan pasca menjadi prioritas utama dalam proteksi kenaikan angka tersebut

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dalam debat pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka pada Pilkada 2024 yang digelar di Aula Islamic center Majalengka berlangsung meriah.

Salah satu materi yang cukup menyita perhatian, yaitu soal angka kematian ibu saat melahirkan di Kabupaten Majalengka masih alami kenaikan.

Diketahui bahwa data kematian Ibu melahirkan di Kabupaten Majalengka menunjukkan fluktuasi dalam 4 tahun terakhir. Dengan angka tertinggi tercatat pada tahun 2021 sebesar 126 per 100 ribu kelahiran hidup. 

Sementara di tahun 2023 menunjukkan perbaikan dengan angka terendah yakni 108,7. Data ini mencerminkan tantangan yang masih dihadapi dalam kesehatan ibu hamil.

Menanggapi hal itu, Paslon No dua Karna Sobahi-Koko Suyoko menyampaikan bahwa melalui pendidikan kesehatan bagi ibu hamil pra dan pasca menjadi prioritas utama dalam proteksi kenaikan angka tersebut.

"Kami pasangan Karna-Koko berkomitmen dalam hal itu, sehingga kami fokus kepada pendidikan kesehatan ibu hamil, baik itu pendidikan pra nikah sampai menghadapi persalinan serta pasca persalinannya," ujar Karna Sobahi dalam debat, Kamis (31/10/2024).

Menimbang pentingnya hal itu, Ketua DPC PDIP itu mengungkapkan bahwa saat dirinya memimpin Majalengka periode 2018-2023 kemarin telah meluncurkan program Puskesmas Nganjang Kaimah.

"Melalui program Puskesmas Nganjang Kaimah ini wujud kita memberikan edukasi pelayanan pendidikan kesehatan bagi masyarakat yang akan menikah dan memasuki masa hamil serta persalinannya," ucapnya.

Tak hanya melalui program Puskesmas Nganjang Kaimah, dia juga memastikan pelayanan kesehatan yang diterima oleh ibu hamil dibantu dengan adanya BPJS Raharja.

"Salah satunya melalui BPJS Raharja ini yang memastikan rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, murah dan gratis," tegasnya.

Melalui hal itu, Paslon No dua berharap dengan adanya BPJS Raharja ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka kematian ibu melahirkan di Majalengka.

"Prioritas kepada bagaimana menurunkan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan di Kabupaten Majalengka," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB