politik

Songsong Indonesia Emas 2045, Ahmad Syaikhu Siapkan langkah Hadapi Mental Health Gen Z

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 20:05 WIB
Paslon No urut 03 Ahmad Syaikhu saat berdiskusi dengan kaum muda

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Kesehatan mental yang baik memungkinkan seseorang untuk mampu Menyadari kemampuannya, Belajar dan bekerja dengan baik, Berkontribusi pada komunitasnya, Menjaga hubungan yang sehat, Membuat keputusan yang baik.

Sebagai langkah mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang digaungkan pemerintah sebagian besar berada dalam genggam generasi z.

Hal itu menjadi salah satu concern Paslon Cagub Jabar Nomor 03, Ahmad Syaikhu saat berdiskusi dengan kaum muda menyampaikan bahwa Mental Health atau kesehatan mental menjadi sangat penting khususnya bagi generasi Z.

Menurutnya, perlu adanya perhatian dan perlakuan khusus untuk membimbing anak muda saat ini sebagai tonggak mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045 mendatang.

"Mental health ini karena anak-anak muda hari ini dihadapkan pada suatu hal yang mungkin nggak nyata. Mereka tanpa bimbingan ketika menghadapi berbagai persoalan," ungkap Ahmad Syaikhu, Sabtu (19/10/2024).

Dalam mengatasi hal itu, Presiden PKS nonaktif itu mengaku sudah mempunyai sejumlah terobosan untuk menyikapi masalah mental health.

Salah satu jurusnya ialah dengan membuka ruang-ruang konseling psikolog di tempat pendidikan bentuk langkah yang disiapkan.

"Oleh karena itu salah satu yang akan kita persiapkan di dunia pendidikan adalah kaitan dengan advokasi melalui psikolog-psikolog yang kita siapkan di dunia pendidikan," Ungkapnya.

Hal itu disampaikan Paslon Asih, karena tidak semua orang tua bisa memahami keresahan anak muda. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir dan mengambil langkah untuk menyikapi persoalan ini.

"Sehingga ketika mereka melangkah itu mungkin orang tuanya nggak bisa menjawab seluruh persoalan anak muda. Itu akan bisa diatasi oleh para psikolog, sehingga mereka bukan hanya kemudian searching di internet dan kemudian tanpa panduan dan tanpa bimbingan orang tua dan nanti mengambil kesimpulan sendiri yang itu akan justru bisa menimbulkan kesalahan fatal juga," tuturnya.

Terkait layanan konseling psikolog road to school yang dicanangkannya nanti adalah gratis. Hal itu karena ia ingin memastikan semua mental anak muda terlayani dengan baik.

"Gratis, karena ini masalah mental. Orang kalau bayar, orang gratis aja belum tentu ada yang mau datang. Karena masalah ini masalah mentalitas untuk persoalan dirinya diungkap ke orang lain. Nggak mungkin juga dia langsung terima, terbuka. Apalagi harus bayar, ini akan jadi lebih beban," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

 

Terkini