politik

Sekjen DPP HIMNI Otoli Zebua : Bupati – Wakil Bupati Nias Barat Ribut, Masyarakat Dirugikan

Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:22 WIB
Sekjen DPP HIMNI Otoli Zebua (Atas.Ist) Wakil Bupati Nias Barat, Era Era Hia (kiri), Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu (kanan). (Foto: FB @Era Era Hia, Kominfo Nias Barat). (Bawah)

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Kabar tak sedap, juga tak baik bagi masyarakat Nias Barat kini mulai muncul. Bagaimana tidak, ribut atau perseteruan antara Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) diumbar ke publik.

Baca Juga : 7 Putera Nias Barat Layak Diusung Menjadi Bupati 2024 -2029, Versi Nawacitapost


Hal ini sama dengan pepatah yang sampai kini masih berlaku, ‘Gajah dengan Gajah berperang, pelanduk mati di tengah.’ Artinya pemimpin dan pemimpin (Bupati – Wabup) ribut, yang rugi masyarakat.

Dilansir media Nias wahananews,co, Rabu 3 Agustus 2022 dengan judul Wabup Era-Era Hia Tuding Bupati Khenoki Waruwu Tidak Komit, Ada Apa?

Wabup Era-Era Hia, mengungkapkan rasa kecewa atas sikap Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, yang tidak komit dengan kesepakatan yang pernah mereka buat di kala maju dalam Pilkada Nias Barat 2020.

Era-Era Hia juga menceritakan bagaimana awalnya perjuangannya, saat bertarung di Pilkada 2020 yang lalu. Ia mengatakan, hampir semua pembiayaan dikeluarkan olehnya.

Hasilnya, saat jadi Wabup, ia tidak pernah dilibatkan pada saat pembahasan pejabat.

"Nanti saya tahu setelah dilantik, padahal dikesepatan kami hal-hal strategis pengangkatan dan mutasi pejabat, bupati wajib melibatkan wakil bupati," ujarnya.

Menanggapi tudingan Wabup, Bupati Khenoki Waruwu mengungkapkan, sangat menyesalkan sikap dari Wakil Bupati, Era Era Hia, yang mengumbar hal tersebut. Menurutnya, sikap tersebut sangat kekanak-kanakan.

"Sama saja dia mempermalukan dirinya sendiri, semua apa yang yang dikatakannya itu sebuah kebohongan, teori pembusukan ini kepada saya," kata Khenoki Waruwu.

"Terlalu naif, terlalu bodoh jika dia mengatakan itu, bukan maksud saya mengukur ya, silahkan ditanya ke OPD, setiap pertemuan, rapat dan pengawasan, dia selalu dilibatkan, silahkan ditanya, tanya ke Sekda," tegasnya.

Khenoki Waruwu menjelaskan, apa yang menjadi kewenangan wakil Bupati telah diatur dalam Undang-Undang.

Dulu bersanding begitu mesra di awal-awal. Ini masih panjang ke depan, mengapa kemesraan itu mulai terkoyak? Seharusnya kemesraan itu dijaga. Harapan kita mesralah sampai akhir masa jabatannya


Ributnya Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat, terkait soal biaya kampanye dan kewenangan dan diumbar kepublik, membuat Sekjen DPP HIMNI Otoli Zebua angkat suara. Ditemui Nawacitapost. Com, diruang kerjanya, Kamis (4/8/2022). “Melihat perseteruan Bupati Nias Barat Pak Khenoki Waruwu dan Wakil Bupati Era-Era Hia, maka kalau ini terus diperpanjang ini sangat merugikan masyarakat.”

“Apalagi ada banyak anggaran yang sudah dijanjikan, dan diberikan ke Nias Barat melalui kehadiran Presiden Pak Jokowi beberapa waktu yang lalu. Kalau antara Bupati dan Wakil Bupati ribut seperti ini, maka sangat merugikan masyarakat,” jelasnya

Lanjut Otoli Zebua, ia berharap supaya Bupati dan Wakil Bupati segera duduk bersama, selesaikan apa yang menjadi persoalan, perihal janji-janji yang diungkapkan saat kampanye, seharusnya tidak perlu disampaikan ke publik, cukup berdua saja yang menyelesaikannya, tandasnya.

Jadi kita berharap kepada Bupati Pak Khenoki, dan Wakil Bupati Era-Era Hia, segeralah mencari waktu duduk bersama. Dulu bersanding begitu mesra di awal-awal. Ini masih panjang ke depan, mengapa kemesraan itu mulai terkoyak? seharusnya kemesraan itu tetap dijaga. Harapan kita mesralah sampai akhir masa jabatannya.

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB