politik

Sekolah Khilafatul Muslimin Larang Pasang Foto Presiden Jokowi dan Mengajarkan Muridnya Melawan Pemerintah Indonesia

Jumat, 17 Juni 2022 | 14:52 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Melalui sekolah berjenjang dari SD hingga perguruan tinggi, kelompok Khilafatul Muslimin merusak negara Indonesia, dan ujungnya berkuasa dan mengganti negara Indonesia dengan ideologi agama yang bercirikan Khilafatul Muslimin.

Baca Juga : Di Karawang Terindikasikan ada 27 Sekolah Menjadi Sarang Penyebaran Khilafatul Muslimin


Kelompok intoteren, radikalisme dan berafiliasi ISIS ini, jelas-jelas menanamkan doktrin anti pemerintah melalui pendirian dan penyebaran sekolahnya.

Dilarang memasang foto Presiden dan Wapres, hanya salah satu satu dari doktrin utama, perintah dari pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja, yang sudah ditahan pihak kepolisian.

Selain itu, sekolah berkurikulum ISIS ini tidak boleh ada bendera merah putih di sekolah Khilafatul Muslimin, juga bendera Indonesia dilarang dihormati, tidak boleh memasang Garuda Pancasila. Intinya sekolah itu, harus melawan pemerintah Indonesia dengan berbagai cara.

Melalui, sekolah yang mengajarkan anti pemerintah, mungkin Khilafatul Muslimin ingin memasukan para lulusannya diberbagai profesi pemerintahan, dan nantinya ditargetkan untuk menjadi penentu pengambil keputusan.

Jika kelompok berafiliasi ISIS lainnya, melakukan tindakan bom bunuh diri, Khilafatul Muslimin mengambil jalan agak berbeda, lebih intelek tapi merusak kemajemukan Indonesia, yaitu mendirikan sekolah.

Namun, syukur kelompok berbabit ISIS ini,  pemimpin tertingginya bersama pemimpin lainnya sudah ditahan polisi dan dipenjara.

Kelompok ini, sepertinya sudah siap untuk mengambil peran dalam tahun politik. Dan, tidak mungkin mendukung Capres yang sepaham dengannya.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB