Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Pemerintah bersama DPR telah memutuskan dan menetapkan pemilu serentak dilaksanakan pada tahun 2024.
Baca Juga : 9 Tokoh Asal Kepulauan Nias Tanggapi Pernyataan Ketua Umum HIMNI Marinus Gea
Diawali dan dibarengi Pilpres dan Pileg (DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kota/Kabupaten) pada 14 Februari 2024.
Sementara Pilkada Provinsi, Kabupaten/Kota dihelat, 27 November 2024. Kota Gunungsitoli atau Gusit akan menghelat pesta pemilu serentak tersebut, versi nawacitapost, ada sembilan (9) nama yang layak sebagai bakal calon potensial Wali Kota Gusit.
-
Pertama Agustus Gea. Tegas dan berwibawa, tepat disematkan kepada pria tamatan SMAN Gunungsitoli, dan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Pancasila Jakarta, selesai tahun 1985.
Organisasi : Pernah mengikuti Diklat Latihan Dasar militer Korsp X Jaya tahun 1980. Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nias Indoensia 2008 – 2011 (PAW) menggantikan (alm) Ikhtiar Ndruru, Munas ke IV HIMNI di Gunungsitoli tahun 2011, terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum HIMNI periode 2011 -2015. Kini sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) HIMNI 2019 – 2023.
Ketua Dewan Pembina Mutiara Nias 2010 -2015, Anggota Majelis Sinode BNKP 2012 – 2017, Ketua BPMJ BNKP Bekasi 2006 -2012 dan 2012 -2017, pernah jadi Caleg DPR RI Tahun 2014.
Legal Corporate Senior Head Division (GM) di ISI Group, Legal Manajer di Harita Group, dan pernah bekerja di hotel Menteng Group.
Kini menjadi Pengacara dan Konsultan Hukum pada kantor hukum GNB
-
Kedua Dalizatulo Lase. Pria kelahiran Desa Saewe Kecamatan Gunungsitoli, 29 Maret 1967, warga Pekanbaru asal Nias ini, pernah bekerja di bidang farmasi, kini sebagai wiraswasta handal dan pengacara.
Suami dari Nany Arthalinda Putri Lase ini sehari-hari juga sebagai Ketua BPMJ BNKP jemaat Pekanbaru, Riau Resort 57 untuk periode 2017 - sekarang.
Saat ini juga menjadi Ketua DPD HIMNI Riau periode 2022 -2026.
-
Ketiga Hadirat Gea. Pria yang lahir di Desa Simanaere, Kecamatan, Kota Gunungsitoli Idanoi, aktif dalam beberapa organisasi kemasyarakatan. Pernah duduk sebagai anggota DPRD kota Gunungsitoli dua periode 2009 - 2014 dan 2014 - 2019 dengan jabatan sebagai wakil ketua DPRD Kota Gunungsitoli.
Pilkada tahun 2020 sempat berniat maju menjadi calon Wakil Wali Kota Gunungsitoli berpasangan dengan Martinus Lase (mantan Wali Kota Gusit), walaupun didukung partai Nasdem, tetapi tak memenuhi batas pencalonan sebesar 20 persen.
-
Keempat Ilham Mendrofa. Kedekatannya dengan kaum muda, terutama para milenial yang 100 persen melek dan lahir di era digital, menjadi modal kekuatan untuk berbagi ilmu dan kecakapannya kepada kaum muda. Motivasi kepada milenial selalu didengungkan. Tujuannya, agar para milenial itu terus maju melangkah secara mandiri.
Hal itu sudah terpatri dalam benaknya. Bahkan di ruang kerjanya, pun kata-kata motivasi membangun tertata rapih dari ujung dinding satu sampai ujung dinding lainnya.
Untuk itu, generasi muda harus dipersiapkan dan diperlengkapi sebaik-baiknya, seperti kompetensi soft skill, kepemimpinan, pembangunan karakter, pemecahan masalah, kepercayaan diri, mandiri dan visioner untuk kepentingan bangsa dan negara.
Pria asal Nias ini, kini bermukim di Lampung.
-
Kelima Imanuel Zebua, lahir di Nias. Profesinya sebagai jaksa, membuatnya ia berpindah tugas sebagai abdi negara, mulai dari Nias, Bali dan Kejaksaan Agung.
Bicara mengenai hukum, menjadi ‘makanan’ sehari-harinya. Soal budaya Indonesia dari berbagai wilayah, telah dikenalnya. Maklum pria ini bertugas hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Infonya, akan maju melalui jalur independen. Namun, tak menampik bila ada partai politik yang mencalonkannya.
-
Keenam Sowaa Laoli. Pria yang lahir pada 11 November 1981, saat ini aktif sebagai politikus PDI Perjuangan, saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Gunungsitoli sejak 2016. Sebelumnya, ia pernah menjabat Ketua DPRD Gunungsitoli periode 2009 -2014 dari partai Demokrat.
-
Ketujuh Tuhoni Telaumbanua. Pemimpin visioner dari Kota Gunungsitoli, punya visi besar memajukan kepulauan Nias, sesuai dengan bidang yang digelutinya hingga kini. Dua periode terpilih menjadi Ephorus BNKP, yaitu Gereja terbesar di kepulauan Nias.
Terkait itu, pria bergelar doktor ini tentu punya pengalaman banyak dalam melayani umat. Pernah menjadi 21 tokoh Kristiani tahun 2019 pilihan majalah Narwastu.
-
Kedelapan Yulianus Zebua. Saat ini, masih aktif di Angkatan Laut dengan pangkat kolonel, di PD DIKTI terdaftar sebagai dosen tetap di perguruan tinggi Politeknik angkatan laut dengan program studi Manajemen Logistik dan keuangan Matra Laut.
Jika nanti pensiun atau mungkin ada yang mencalonkan dan bersedia dicalonkan, rasanya tepat, Yulianus Zebua sebagai orang nomor satu di kota Gunungsitoli.
Yulianus Zebua juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan salah satunya sebagai satu pembina di Orahua Mado Zebua ( OMAZE )
Info yang didapat, banyak masyarakat yang meminta maju menjadi calon Wali Kota Gusit melalui jalur independen.
-
Kesembilan Wiratama Hulu. Nama lengkapnya Arodotonafo Wiratama Hulu, pria yang punya sederet prestasi ini, dibuktikan dari piagam penghargaan sebagai Bendahara Negara Tersertifikasi (BNT) dengan nomor register : BNT-01322/088/118/2022 yang dikeluarkan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Ditambah piagam penghargaan dari Kementerian Pemuda an Olahraga Republik Indonesia sebagai BPP Asdep Pembibitan dan Iptek Olahraga Tahun 2021.
Wiratama Hulu, punya harapan besar dan optimis yang besar untuk kemajuan kepulauan Nias. Sehingga patut diperhitungkan di ajang Pilkada serentak Kota Gunungsitoli 2024.
Sembilan (9) calon Wali Kota Gunungsitoli ini, menurut versi Nawacitapost.com memang layak menjadi orang nomor satu Gunungsitoli periode 2024 -2029, walaupun nanti jika ada calon lain di luar 9 nama yang ditampilkan nawacitapost.com, maka itu sah-sah saja, tak ada yang melarang.