Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Memang Anies Baswedan pernah berkunjung dan bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.
Baca Juga : Tinggal 151 Hari Lagi Anies Baswedan Lengser, Lakukan Hal Blunder
Isu pun berkembang, saat Anies nanti lengser dari Gubernur Jakarta, Anies diminati sebagai capres 2024 oleh partai Nasdem. Apalagi lembaga survei politik menempatkan nama Anies diurutan tiga besar capres.
Seiringnya waktu berjalan. Kini Nasdem berubah haluan. Adalah Farhan anggota DPR di komisi 1 yang membidangi TNI dan luar negeri, dari Fraksi Partai Nasdem, menyebut Jenderal Andika Perkasa sebagai capres 2024.
Mungkin Nasdem menganggap tak berpeluang menang di Pilpres 2024, pilihan alternatifnya Andika.
Alasan Farhan, Andika itu figur yang mewakili kader pemimpin nasional dari TNI.
Bergesernya Anies (sipil) ke Andika (militer), itu ada hubungannya dengan meganut teori rotasi transfer kekuasaan sipil ke militer. SBY (militer) Jokowi (sipil), Andika Perkasa (Militer).
Farhan melanjutkan, nama Andika muncul berdasarkan usulan DPW Partai Nasdem dari berbagai provinsi.
Namun, keputusan resminya tetap melalui mekanisme Rapimnas Partai Nasdem.
Yang jelas, bila Andika benar diusung resmi sebagai Capres 2024 oleh Nasdem, maka kekuatan militer Indonesia semakin kokoh dan kuat, serta bisa menjaga kestabilan geopolitik di kawasan Asia Pasifik.
Biasanya, apa yang diusung calon dari Nasdem akan diikuti partai-partai lainnya, dan menjadi gol. Soalnya, Nasdem dalam pentas politik nasional dan daerah adalah jagonya mengusung calon kepala daerah (Cakada) berhasil, memang tidak 100 persen, ya di atas 70 persen Cakada yang diusung Nasdem menjadi Bupati, Walikota dan Gubernur.