Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Kiprah politisi asal Kepulauan Nias (Kepni), Marinus Gea biasa disapa MrG menjadi legislator Senayan untuk dua (2) periode 2014 -2019 dan 2019 -2024, bukan dari daerah pemilihan habitat daerah asalnya (baca : Kepni). Melainkan Dapil II Banten meliputi : Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Selain diapresiasi menjadi pendorong bagi para kader asal Kepni berkiprah menorehkannya di kompetisi politik serentak 2024.
Baca Juga : Marinus Gea Persiapkan Kader Terbaik Kepala Daerah di Kepulauan Nias 2024
Namun, itu bukan berarti kantong suara Kepni untuk menjadi anggota DPR sesuatu yang tak diperhitungkan, jelas MrG yang juga Ketua Umum DPP HIMNI membeberkannya.
Diberbagai kesempatan, entah itu acara HIMNI atau undangan dari organisasi asal Kepni, Marinus, tak henti-hentinya selalu memberi motivasi dan sharing pengalaman dalam dunia perpolitikan kiprahnya DPR bagi kemajuan Indonesia, khususnya Kepni. Istilah umumnya, kalau bukan asal Kepni yang membangun kampung halaman kita, lalu siapa lagi? Seperti itulah kira-kira MrG menarasikan semangat bagi siapapun dari Kepni yang mau menjadi legislator membangun Kepni. Dalam tataran ini, menjadi anggota DPR Senayan, tutur Ketua Umum DPP HIMNI Marinus Gea didampingi Sekjen Otoli Zebua dan Bendum Marinus Nazara ketika ditemui nawacitapost.com usai acara paskah dan pelantikan BPL DPP Fornisel periode 2021 -2026, di Jakarta, Sabtu (14/5/2022).
Baca Juga : Hadiri Paskah dan Pelantikan DPP Fornisel 2021 -2026, Menkumham Yasonna Laoly : ‘Bersama Kita Maju’ Harus Menjadi Mitra Aktif yang Memberi Masukan ke Pemda Nias Selatan
Terkait itu, MrG yang sudah dikenal luas dikalangan politisi Senayan,, mengajak kepada yang berminat membangun bangsa melalui legislatif untuk tidak malu-malu. Sebab, agenda politik pemilu serentak 2024, salah satunya Pileg, untuk maju dan mendaftar, jelasnya.
-
Marinus mendukung insan politik dari Nias Selatan, dan secara keseluruhan Kepni, bahwa untuk mencapai kesuksesan dalam politik tidak terlepas dari proses yang tidak mudah dan tidak sederhana. Selain finansial yang tidak kalah penting, sikap politik yang tidak malu- malu dan ragu, menjadi pondasi dan bekal kuat juga.
“Dalam politik dibutuhkan pengenalan yang masif dan berkelanjutan. Pengenalan ini bukan hanya dibutuhkan oleh partai politik sebagai landasan untuk memberi tiket, tapi jauh lebih penting adalah masyarakat bisa mengenal lebih awal dan lebih sering, “ ujar MrG yang pernah menjadi pengurus Forum Komunikasi Pemuda Nias se- Jabodetabek (2000–2004)
Lanjut MrG ,masyarakat butuh pengenalan sosok dan sepak terjang untuk mengukur kapasitas dan kapabilitas jika dipilih. Semakin cepat dikenali maka semakin baik untuk masyarakat dan calon itu sendiri. Hal itu juga sebagai bukti bahwa ada kesiapan dan rencana yang baik menuju kompetisi politik 2024.
“Sangat tidak baik kalau sekarang masih malu-malu, tapi pada saat pendaftaran kasak - kusuk lobi partai agar diberi tiket sebagai calon. Hal seperti ini sudah jadul dan tidak relevan lagi pada jaman now. Biasanya jika tidak berani menyatakan lebih awal mengindikasikan ketidakpercayaan diri tampil dalam kompetisi," ungkapnya.
Memang benar orang yang berani saja belum tentu dipilih, apalagi yang malu-malu. Karena itu dalam berbagai kesempatan MrG selalu mengingatkan putra-putri Nias yang ingin membangun Kepni, melalui jabatan politik baik sebagai legislatif maupun kepala daerah agar berani menyatakan keinginannya, sehingga masyarakat lebih awal mengenal dan memperbandingkan antara satu dengan yang lain untuk didukung.
Dengan waktu pengenalan yang lebih awal maka masyarakat punya kesempatan menggali program program mereka sebelum jadi calon. Jika tampil pada detik detik terakhir maka sama dengan masyarakat tidak punya ruang yang cukup memberi kritik pada program yang ingin direncanakan oleh sang calon. Marinus Gea memberi contoh awal tampil di PEMILU 2014 sebagai caleg dari Dapil Banten II dan melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI.
Jauh sebelum pileg 2014 sudah memperkenalkan diri sebagai yang ingin berbuat membangun di wilayah Banten dengan menampilkan diri diberbagai baliho besar sebagai calon Walikota Tangerang, dan siap memasuki arena kompetisi politik. Hasilnya banyak organisasi dan elemen masyarakat bahkan komunitas gereja yang mengundangnya dan bertanya apa agenda dan program yang dilakukan kedepan untuk kemajuan masyarakat. Maka kesempatan itu dimanfaatkan dengan efektif sebagai pengenalan nama dan sosok sampai akhirnya masyarakat sebelum pemilu mengenalnya dengan panggilan mister G (MrG ) yang sebenarnya ini inisial namanya Marinus Gea.
-
Cerita perihal ini pada kesempatan yang sama MrG, menilai sosok Beesokhi Ndruru yang saat ini dikenal luas dengan panggilan K'Bee sudah menyerupai sama pada tahap awal, saya masuk politik. Dihubungkan dengan strategi menuju 2024 dia (Marinus Gea) yakin keberanian Beesokhi Ndruru yang menyatakan niatnya sejak tahun lalu sudah sesuai harapannya yaitu lebih awal, lebih baik.
Hal itu bisa dibuktikan saat Menteri tadi sambutan sempat menyebut K'Bee sebagai berpotensi masuk arena kompetisi politik 2024. Jadi masuk politik itu tidak perlu malu-malu, karena tidak dilarang alias bukan dosa! Demikian penjelasan perihal dalam sambutan "jangan malu-malu jika ingin ikut kompetisi politik," pungkas Marinus Gea.