politik

Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Karna-Koko, Ketua PU Tuding Hasil Survei Indikator Politik Menyesatkan Publik

Kamis, 26 September 2024 | 11:02 WIB
Ketua DPD Partai Ummat Majalengka, Iding Jaenudin

"Ini yang menjelaskan misalnya ketika di breakdown untuk elektabilitas partai-partai di bawah 5%, itu jadi lebar banget, jadi kurang bagus, karena margin of error nya menjadi besar, Jadi elektabilitas partai-partai dibawah kecil di bawah 5%, kami mohon untuk dibaca lebih hati-hati," jelasnya.

"Misalnya Partai Ummat, PBB 100% ke Kang Eman, itu dari 0,2 persen, yang mengaku memilih PBB, kemudian di-breakdown menjadi 2 pasang, itu jelas tidak cukup ini, termasuk juga Partai Ummat 0,2 persen. Jadi yang ideal kita survei hanya di kalangan responden yang mengaku memilih Partai Ummat, jadi populasinya bukan hanya seluruh partai, tapi khusus populasi kader atau konstituen partai umat atau PBB," jelasnya.

Berdasarkan hasil survei di Majalengka pada 8-13 September 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Kabupaten Majalengka yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 400 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 400 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±5% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Majalengka yang terdistribusi secara proporsional.

"Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti." pungkasnya. (Defri Ardiansyah)

Halaman:

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB