politik

Dampingi Karna Sobahi, Koko Suyoko Keturunan Talaga Manggung, Hingga Besar Di Jepang

Selasa, 24 September 2024 | 23:01 WIB
Calon Wakil Bupati Koko Suyoko

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dalam kontestasi Pilkada Majalengka kini kedatangan sosok yang sudah tak asing lagi, Koko Suyoko, yang masih keturunan bangsawanan dari Kerajaan Talaga Manggung dan Kerajaan Cirebon.

Sosok Calon Wakil Bupati yang meraih sarjana dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Koko Suyoko kembali ke tanah kelahirannya setelah menimba ilmu dan pengalaman berharga selama bertahun-tahun bekerja di Jepang.

Pendamping Calon Bupati Majalengka Karna Sobahi, diketahui sebelumnya telah banyak mengukir prestasi selama berada di Negara Jepang.

Memiliki modal integritas, keuletan, dan kepemimpinan yang teruji, ia terbukti telah memimpin diberbagai bidang, salah satunya ialah ekonomi dan manajemen selama berkarier di Jepang.

Selama berkarier di Jepang membuatnya kaya akan pengetahuan dan strategi yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Majalengka.

Koko Suyoko bersama H. Karna Sobahi mantap maju sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka yang mendapat nomor urut 2 pada Pilkada 2024 ini. Dengan semangat yang membara, ia siap mengabdikan diri demi kemajuan daerah yang sangat ia cintai.

"Saya kembali untuk memberikan yang terbaik bagi Majalengka, tempat di mana akar saya berasal dan masa depan kita harus dibangun bersama," ungkap Koko Suyoko saat dikonfirmasi, Selasa (24/09/2024).

Banyak mengenyam dinamika kehidupan di Jepang, ia memiliki pandangan yang konstruktif dalam memajukan Majalengka yang lebih modern dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah yang melekat dalam darahnya sebagai keturunan Talaga Manggung.

Lahir di Panjalin Kecamatan Sumberjaya

Lama meniti karier di Negara Sakura, Koko kembali ke tanah kelahirannya untuk membawa perubahan dan mengabdikan diri dalam pembangunan di Majalengka. Kisah perjalanan hidupnya menjadi bukti akan kecintaanya pada kampung halaman.

"Pendidikan adalah jendela dunia," adalah pesan selalu ia ingat dari sang ayah, seorang guru yang dengan tekun mengajarkan pentingnya ilmu. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Jatiwangi, Koko melanjutkan studi di Universitas Padjadjaran (Unpad), di mana ia meraih gelar D3 pada tahun 2002. Namun, bagi pria yang tinggal di Desa Panjalin Kecamatan Sumberjaya ini, pendidikan tidak berhenti sampai di sana.

Dengan tekad dan kerja keras, pria berusia 46 tahun ini, mendapat kesempatan untuk bekerja di luar negeri, di negara yang terkenal dengan kedisiplinannya, Jepang. Di Toyota Autobody Japan, Koko memulai kariernya sebagai Leader Engineering, sebuah posisi yang ia raih berkat keahlian teknis yang mumpuni dan kemampuan memimpin yang ia kembangkan sejak masa kuliah.

Tak puas hanya sampai di situ, ia terus mengembangkan dirinya hingga akhirnya dipercaya untuk menduduki posisi Senior Manager di Mitsubishi Corporation, Japan.

"Kehidupan di Jepang mengajarkan saya banyak hal, terutama tentang disiplin dan inovasi," Ungkapnya.

Pengalamannya di Jepang tidak hanya membentuk keterampilan profesionalnya, tetapi juga memperkaya pandangan hidupnya. Selama lebih dari satu dekade, Koko mengabdikan dirinya untuk mengembangkan teknologi dan manajemen di berbagai perusahaan besar di Jepang.

Halaman:

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB