Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dinamika kontestasi Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Majalengka tahun 2024 semakin menarik perhatian publik setelah pasangan Karna Sobahi dan Koko Suyono, yang diusung oleh koalisi PDIP dan PKS, mengaku telah mengantongi dukungan riil sebanyak 723 ribu suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) kurang lebih sekitar 1 juta jiwa.
Angka tersebut semakin membuat pasangan dengan jargon "Lanjutkan" ini makin optimistis meraih kemenangan dengan selisih suara yang terpaut sangat jauh.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Karna-Koko, Tarsono D. Mardiana, mengungkapkan bahwa dukungan itu diperoleh dari survei internal yang menunjukkan aliran dukungan yang terus menguat seiring dinamika politik.
"Sebenarnya ini rahasia, tetapi banyak kader yang bertanya. Untuk memotivasi para kader dan relawan, data menunjukkan dukungan 723 ribu suara dari DPT. Angka ini kemungkinan akan terus bertambah karena Pilkada masih dua bulan lagi," ujar Tarsono D Mardiana, Minggu (22/09/2024).
Sekretaris DPC PDIP itu mengungkapkan, tingginya angka dukungan dipengaruhi oleh kekuatan koalisi partai yang saling menguatkan. PDIP memiliki basis massa yang sangat kuat di akar rumput.
Sementara PKS dikenal dengan kadernya yang loyal serta gerakan politik yang terstruktur, masif, dan sistematis. Koalisi ini juga didukung oleh Partai Ummat, PKN, Partai Buruh, dan Partai Perindo.
“Kekuatan PDIP yang memiliki massa di akar rumput, ditambah dengan kesolidan kader PKS, telah membangun koalisi yang sangat kuat,” ungkapnya.
Masih dikatakan Tarsono, terlebih juga Lonjakan dukungan terhadap Karna-Koko dipengaruhi oleh banyaknya tokoh masyarakat yang menyatakan dukungannya. Beberapa diantaranya ialah mantan Bupati Majalengka, H. Sutrisno, pengusaha muda Haji Aceng Sunanto, politisi PAN Hj. Sherly Kusuma, pelatih Persib Bandung Djajang Nurjaman, dan anggota DPR RI terpilih dari PKS, H. Ateng Sutisna.
Tak hanya itu, Dukungan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ineu Purwadewi Sundari, serta berbagai tokoh masyarakat dan generasi milenial di Majalengka, termasuk artis ibu kota.
"Melonjaknya dukungan dari tokoh-tokoh penting terhadap Karna-Koko, menunjukkan bahwa kepemimpinan kami diterima oleh berbagai kalangan, baik dari sisi politik, bisnis, maupun olahraga,” tegasnya.
Keunikan pasangan Karna-Koko adalah keduanya merupakan putra asli Majalengka, yang menjadi magnet tersendiri bagi pemilih yang menginginkan pemimpin dari daerah. Karna Sobahi berasal dari Kecamatan Malausma di selatan, sementara Koko Suyono adalah putra asli Kecamatan Sumberjaya di utara.
“Pasangan Karna-Koko merupakan representasi dari utara dan selatan Majalengka. Masyarakat di daerah pemilihan ini merasa bangga melihat kedua putera daerah maju di Pilkada,” ungkap Sekretaris DPC PDIP Majalengka ini.
Faktor lain yang menjadi alasan utama masyarakat mendukung pasangan Karna-Koko adalah rekam jejak mereka yang terbukti berhasil memimpin dan membangun Majalengka.
Diketahui Karna Sobahi, sebagai Bupati periode 2018-2023, dikenal sebagai figur yang merakyat, sopan, berwibawa, serta memiliki segudang prestasi. Koko Suyono, sebagai pengusaha sukses, juga tidak memiliki catatan buruk di mata masyarakat.