politik

Nyanyian Angie untuk Trio Cikeas, Tertutup Aksi Pengeroyokan Ade Armando

Rabu, 13 April 2022 | 16:44 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST. COM – Anggota DPR periode (2004 -2012) yang juga Juara Pertama Puteri Indonesia tahun 2001, Angelina Patricia Pingkan Sondakh biasa disapa Angie telah bebas dari penjara Lapas perempuan Pondok Bambu, Jakarta, awal Maret 2022.

Baca Juga : Angelina Sondakh Umpan, Anas Nanti Smash, Cikeas Terguncang 


Mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat itu mendekam dipenjara selama 10 tahun, karena kasus korupsi mega proyek Hambalang. Angie tak sendiri, Muhammad Nazaruddin (eks Bendum) sudah lebih dulu bebas, Anas Urbaningrum (eks Ketua Umum) tahun 2022 ini akan bebas dari penjara. Pasalnya ia dihukum 8 tahun penjara sejak 2014.

Baca Juga : Menanti Suara Antasari, Anas, Angie dan Nazarudin untuk Trio Cikeas  


Yang dipertanyakan. Kasus korupsi Hambalang yang dugaannya ada keterlibatan partai.  Namun, anehnya, hanya menjerat kepada Ketua Umum, Bendum, dan Wakil Sekjen. Sementara Sekjen kala itu tak pernah tersentuh, kenapa dan ada apa?

Wawancara eksklusif Rosiana Silalahi bersama Angie di Kompas TV awal April 2022, memang tidak menyebut secara spesifik perihal tersebut. Angie hanya menjawab pertanyaan Rosi. Ibu satu anak itu dalam lubuk hatinya paling dalam ingi bertemu dengan Pak SBY, itupun jika pak SBY mau? Begitu jawabnya kepada Rosi sambil menangis.

Tangisan dan ingin bertemu dengan SBY. Itu sebenarnya nyanyian Angie, yang mempertanyakan, kenapa ia dijebloskan ke penjara, dan mungkin ada pesan lainnya.
Namun, nyanyian itu sedikit terganggu dan tertutup, pemberitaan media tentang pengeroyokan Ade Armando.

Ada yang mengatakan itu keinginan pemerintah era ini untuk menutupi kasus Hambalang? Jawabannya, bukankah Presiden Jokowi pernah berkunjung ke proyek mangkrak Hambalang, dan punya kepentingan untuk menuntaskan proyek itu dari berbagai sisi?

Lalu, mungkinkan ada pihak yang sengaja menutupi nyanyian Angie? Netizen pun menduga, mungkin juga Trio Cikeas? Jawaban Cikeas, pasti mengatakan, kami tak mungkin, karena kami tak berkuasa lagi. Alasan klasik dan klise pun dimunculkan.
Yang jelas, kasus Hambalang, bukan hanya terkuak, semoga terbongkar. Agar hukum merasa ke semua pihak, tanpa kecuali.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB